Luca Marini, pembalap Repsol Honda, dikonfirmasi kembali ke MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring (11-13 Juli 2025) setelah absen akibat cedera. Meski belum pulih sempurna, Marini optimistis bisa bersaing. Berikut analisis SPORTRIK tentang kembalinya dan persiapannya.
Luca Marini akan kembali mengaspal di Sachsenring setelah absen di tiga balapan—Aragon, Mugello, dan Assen—akibat cedera paru-paru kolaps dan patah tulang rusuk dari kecelakaan saat tes di Suzuka.
Luca Marini

Tes privat di Brno pekan lalu menjadi langkah kunci untuk mengevaluasi kondisi fisiknya. “Saya belum sempurna, tapi balapan adalah cara terbaik untuk pulih,” ujar Marini. Tes Brno menunjukkan ia mampu mengendarai motor RC213V tanpa masalah signifikan, meski hanya mencapai 80% kondisi fisik. Musim ini, Marini mengumpulkan 38 poin dengan hasil terbaik posisi kedelapan, tertinggal jauh dari pemuncak klasemen, Marc Marquez. Meski demikian, Repsol Honda yakin kembalinya Marini akan memperkuat proyek pengembangan motor mereka. Sachsenring, dengan lintasan teknikal dan tujuh tikungan kiri, akan menjadi ujian berat bagi kondisinya.
Cedera Marini terjadi saat persiapan Suzuka 8 Hours, memaksanya menepi sejak April 2025. Sementara itu, rekan setimnya, Joan Mir, juga menghadapi tantangan dengan performa Honda yang masih tertinggal dari Ducati dan Aprilia. Marco Bezzecchi, yang meraih podium di Assen, dan Pedro Acosta dari KTM menjadi ancaman di Sachsenring, di mana Marc Marquez difavoritkan mempertahankan dominasinya. Fans di media sosial ramai membahas kembalinya Marini, dengan banyak yang mendukung semangatnya meski kondisinya belum ideal. Rumor tentang kursi Marini untuk 2026, yang dikaitkan dengan Jorge Martin, menambah tekanan, tetapi Honda fokus pada pemulihan dan performanya.
Luca Marini berkata:
“Saya senang kembali. Sachsenring akan sulit, tapi saya siap.”
Alberto Puig, manajer Repsol Honda, menambahkan:
“Luca menunjukkan kemajuan. Kami dukung kembalinya.”
Luca Marini kembali di MotoGP Jerman 2025 meski belum fit. Akankah ia bersinar? Ikuti liputan lengkap di SPORTRIK!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
193 |
|
2
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
186 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
177 |
|
4
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
168 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
153 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
138 |
|
7
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
133 |
|
8
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
130 |
|
9
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
78 |
|
10
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
76 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
279 |
|
2
|
|
Ducati
|
269 |
|
3
|
|
KTM
|
165 |
|
4
|
|
Honda
|
95 |
|
5
|
|
Yamaha
|
51 |
Read Also
Fabio Quartararo finished eighth at the 2026 Assen MotoGP despite arm pump caused by Yamaha's heavy bike and lack of grip.
Jorge Martin and Raul Fernandez explained Ai Ogura's unusual riding style after his maiden MotoGP victory at Assen in 2026.
Fabio Di Giannantonio believes Ducati must improve the GP26 after Aprilia's dominant performance at the 2026 Dutch MotoGP.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!