Sesi kualifikasi Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez menghadirkan momen magis yang akan dikenang lama oleh para tifosi. Lewis Hamilton sukses mengukir sejarah baru dalam karier legendarisnya dengan merebut pole position perdana bersama Scuderia Ferrari di ajang GP Meksiko.
Pencapaian luar biasa ini sekaligus memutus puasa pole Scuderia Ferrari sepanjang musim ini sekaligus menjadi pole pertama peraih tujuh gelar juara dunia itu sejak GP Hungaria 2023. Berkat catatan waktu impresif tersebut, pembalap asal Inggris ini kini tercatat sebagai polesitter tertua kelima dalam sejarah F1 pada usia 41 tahun 297 hari, berada di antara catatan rekor Mario Andretti dan Nigel Mansell.
Pertarungan memperebutkan posisi start terdepan berlangsung sangat dramatis di detik-detik akhir. George Russell sempat merebut posisi puncak dari tangan Charles Leclerc lewat flying lap penutup yang tajam. Namun, pembalap bernomor mobil 44 itu langsung memberikan respons kilat lewat keunggulan tipis di sektor pertama untuk mengunci pole dengan selisih waktu super tipis 0,009 detik saja.

"Wah kawan, saya sampai kehabisan kata-kata. Rasanya sangat istimewa bisa berada di Meksiko dan meraih pole pertama saya bersama Ferrari, serta pole nomor 105 dalam karier saya. Saya suka angka itu," ujar Hamilton usai keluar dari kokpit mobil merah kebanggaannya dengan penuh emosi.
Keberhasilan ini terasa semakin impresif mengingat akhir pekan balap sempat dimulai dengan kendala teknis pada hari Jumat. Masalah unit daya memaksa sang juara dunia tujuh kali kehilangan waktu berharga dan hanya mampu melibas 13 lap pada sesi latihan bebas kedua. Meskipun sempat tertinggal secara akumulasi jarak tempuh, ketenangan tim mekanik dalam meracik setup mobil di sirkuit berkarakteristik dataran tinggi ini membuahkan hasil manis.
"Akhir pekan ini benar-benar sangat berat dan penuh tantangan. Jelas pada FP1 kami menggunakan perangkat aerodinamika, lalu kami mengalami masalah mesin kemarin yang membuat kami berada di posisi sulit. Saya tidak bisa melakukan simulasi balap panjang, tetapi kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan pengaturan mobil sepanjang akhir pekan," tambahnya.
Ketika disinggung mengenai umur panjang kariernya yang kini menyamai rekor para legenda masa lalu, Hamilton menegaskan bahwa motivasi internal dan kecintaannya pada kecepatan belum pernah luntur sedetik pun. Ia mendedikasikan hasil gemilang ini kepada jutaan penggemar setia yang selalu memberikan energi positif di sekelilingnya.
"Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Semuanya ada di dalam pikiran. Saya melakukan berbagai hal yang bisa dilakukan untuk menjaga diri tetap bugar dan muda. Tetapi saya sangat mencintai apa yang saya lakukan, dan cinta itu sama sekali tidak pernah hilang. Saya bangun setiap hari memikirkannya, memimpikannya, dan saya memiliki dukungan luar biasa di seluruh dunia yang terus membuat saya maju," tutupnya dengan penuh antusias menyambut balapan utama.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!