Pembalap muda berbakat Leonardo Fornaroli dipastikan bakal mengemban peran ganda yang sangat krusial bersama skuad McLaren pada musim kompetisi 2027 mendatang. Tidak hanya melanjutkan tugasnya sebagai pembalap cadangan dan ketiga di ajang Formula 1, ia juga resmi dipercaya untuk memimpin proyek ambisius pabrikan asal Woking tersebut di ajang Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA (WEC) dengan mengemudikan mobil Hypercar terbaru mereka.
Keputusan ini mempertegas komitmen jangka panjang tim dalam mengamankan talenta sang pembalap asal Italia tersebut. Sepanjang musim 2026, ia telah membangun fondasi yang kuat melalui berbagai program pengembangan intensif, termasuk sesi pengujian mobil sebelumnya atau Testing of Previous Cars, penampilan di dua sesi latihan bebas Grand Prix, serta jam terbang yang masif di dalam simulator tim.
Dilansir dari Motorsport.com, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh skuad dalam membangun kariernya sejauh ini. Program pengembangan tersebut diyakini akan memberikan kontribusi yang signifikan ketika ia harus menghadapi tantangan baru yang sama sekali berbeda di ajang balap ketahanan mobil sport level dunia.

"Program yang diberikan McLaren kepada saya tahun ini sangat luar biasa," ungkapnya. "Hari-hari TPC yang saya selesaikan bersama tim, dua sesi FP1, dan semua pekerjaan di simulator telah menjadi pengalaman yang sangat berharga. Setiap kali saya bekerja dengan tim, saya mempelajari sesuatu yang baru. Saya ingin berterima kasih kepada McLaren atas dukungan dan peluang pengembangan yang mereka berikan."
Transisi menuju ajang WEC tentu menuntut proses adaptasi yang tidak sebentar, terutama mengingat tingkat kompetisi yang begitu ketat serta kompleksitas strategi balap ketahanan. Namun, ia merasa bekal pengalaman dari paddock Formula 1 akan membantunya memahami dinamika balapan, mulai dari teknik menyalip hingga manajemen ban dan strategi tim secara keseluruhan.
Tantangan baru ini juga menandai babak baru bagi sang pembalap untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi trek secara aktif setelah sebelumnya lebih banyak berfokus di balik layar simulator dan sesi pengujian terbatas. Ia bahkan telah merasakan impresi awal di balik kokohnya kokpit tertutup Hypercar McLaren, meski baru mencatatkan jarak tempuh yang sangat singkat.
"Ini adalah pengalaman yang hebat," imbuhnya mengenang momen pertama kali masuk ke dalam kokpit tertutup, menutup pintu, dan merasakan sensasi berkendara yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Pengujian penuh yang dijadwalkan berikutnya akan menjadi langkah krusial bagi persiapan teknis menuju debut kompetitif mereka di lintasan WEC.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!