Iker Lecuona mengaku sangat menikmati ban Michelin saat menjadi pengganti sementara di MotoGP Silverstone akhir pekan lalu. Pernyataan itu muncul di tengah sorotan besar terhadap perbedaan karakter antara motor MotoGP saat ini dan prototipe 2027, yang juga disoroti Pol Espargaro dan Augusto Fernandez.
Pembalap WorldSBK Ducati itu tampil impresif di atas Ducati GP25 milik Fermin Aldeguer. Setelah finis ketujuh di Balaton Park, ia kembali mencuri perhatian dengan mengamankan posisi kesepuluh di kualifikasi Silverstone. “Sejujurnya saya tidak tahu, tapi saya merasa sangat nyaman dengan ban depan,” ujarnya.

Lecuona, yang pernah menjadi pembalap penuh waktu di MotoGP, merasa feedback dari ban depan Michelin sangat luar biasa. “Bahkan kadang saya kehilangan grip atau mengunci sedikit, saya masih bisa menyelamatkannya. Saya tahu batasnya dengan baik,” tambahnya. Sayangnya, di Sprint ia kehilangan ban belakang setelah bersenggolan dengan Franco Morbidelli, dan di balapan utama ia terjatuh saat berada di posisi 14.

Kepercayaan diri Lecuona pada ban Michelin ini bisa menjadi sinyal penting menjelang 2027, ketika pabrikan Prancis tersebut akan menggantikan Pirelli sebagai pemasok ban tunggal WorldSBK. “Saya belum bisa bicara banyak, tapi saya sangat suka Michelin!” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, Fermin Aldeguer yang mengalami patah tulang belakang di Assen diharapkan kembali pada putaran berikutnya di Aragon. Lecuona sendiri saat ini menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengalahkan rekan setimnya, Nicolo Bulega, di kejuaraan WorldSBK musim ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!