Jari-Matti Latvala mengukir kemenangan yang tak terlupakan di reli Finlandia, meski harus melewati drama penalti dan kerusakan mobil. Mantan pembalap Toyota itu menyapu bersih seluruh 14 stage dengan catatan waktu tercepat, finis unggul empat menit, namun hampir kehilangan fokus saat mengenang masa lalunya di lokasi reli.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Latvala, terutama setelah dua reli sebelumnya berakhir dengan kegagalan mesin. "Perasaan luar biasa bisa memenangkan reli ini. Dua hari yang fantastis," ujarnya kepada RallyJournal. Namun, perjalanannya tidak mulus. Pada stage kedua di Hennala, ia merasakan kemudi mulai macet. Setelah diperiksa di service, tim menemukan dudukan steering rack patah dan bautnya tertinggal di bodi.
Tim harus bekerja cepat untuk memperbaiki Toyota Celica miliknya. "Kami harus mengelasnya agar tetap di tempat. Butuh waktu lama, sehingga kami terkena penalti satu menit sepuluh detik," jelas Latvala. Meski demikian, ia tetap tenang karena keunggulannya cukup besar. "Kami tidak bisa mengambil risiko. Lebih baik memperbaiki dengan benar daripada terjadi hal serius di stage," tambahnya.

Penalti tersebut tidak menggoyahkan posisinya. Ia bahkan sempat bercanda setelah reli, "Itulah satu-satunya masalah yang kami hadapi. Untungnya, kami punya margin cukup. Itulah gunanya memacu cepat di awal, jadi ada cadangan di akhir kalau terjadi masalah." Sikap tenang dan strategi cerdas ini membuktikan pengalaman panjang Latvala di dunia reli.
Di luar persaingan, reli ini juga menjadi nostalgia bagi Latvala. Dua stage penonton digelar di area barak militer Hennala, tempat ia menjalani wajib militer 20 tahun lalu. "Saya hampir meneteskan air mata. Awal stage tepat di depan pintu kompi pengintai tempat saya bertugas dulu," kenangnya. "Saya tidak pernah membayangkan dua dekade kemudian saya kembali ke area militer untuk balapan."
Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan Latvala sebagai pebalap veteran. Meski sempat dihantam masalah teknis dan penalti, ia tetap tampil dominan dan mengukir sejarah pribadi yang mengharukan. Kini, perhatiannya tentu tertuju pada tantangan berikutnya di kalender reli.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!