Toto Wolff mengungkapkan bahwa kemenangan sensasional yang diraih oleh Pastor Maldonado pada Grand Prix Spanyol 2012 menjadi momen krusial yang membawanya bergabung dengan skuad pabrikan Mercedes di ajang Formula 1.
Kala itu, Wolff masih menjabat sebagai pemegang saham sekaligus petinggi di tim Williams ketika Maldonado secara mengejutkan berhasil mengamankan podium tertinggi di Sirkuit Catalunya. Di sisi lain, Mercedes baru meraih satu kemenangan saja sejak kembali sebagai tim pabrikan pada musim 2010 lewat aksi Nico Rosberg di China.
Berbicara dalam podcast Cheeky Pint bersama salah satu pendiri Stripe, John Collison, Wolff menceritakan bagaimana kemenangan bersama Williams tersebut langsung memicu panggilan telepon dari jajaran petinggi parent company Mercedes di Stuttgart.

Salah satu anggota dewan mendekati saya dan mengundang saya ke Stuttgart, lalu ia bertanya, Bagaimana mungkin tim kecil milik pribadi Anda bisa memenangkan sebuah balapan, sementara kami, Mercedes, tidak bisa berbuat lebih baik dari itu? kenang Wolff menirukan percakapan tersebut.
Setelah mendapatkan akses untuk melihat angka-angka finansial tim, Wolff lantas bertanya kepada para petinggi dewan mengenai apa sebenarnya target yang mereka harapkan dari program Formula 1 ini. Jawabannya adalah gelar juara dunia, dan pria asal Austria itu secara blak-blakan menyebut ambisi tersebut tidak sejalan dengan besarnya pengeluaran anggaran tim.
Saya katakan, Baiklah, kalau begitu salah satu dari kita ada yang keliru karena saya bekerja dengan anggaran yang sama, dan saya berpikir tentang finis di posisi enam besar. Mereka menjawab, Tidak, ini bukan anggaran yang sama. Lihat, kami menghabiskan 100 juta lebih banyak, tambahnya.
Saya katakan, Ya, 100 juta itu Anda habiskan untuk Michael Schumacher dan Nico Rosberg, sementara saya memiliki pembalap bayaran asal Venezuela yang kebetulan memenangkan balapan tersebut, Pastor. Itulah perbedaan utamanya. Mereka sama sekali tidak menyukai situasi itu. Saya bilang, saya hanya seorang pembawa pesan, dan saya akan kembali ke Williams.
Maldonado, yang membawa dukungan finansial besar dari Venezuela ke Williams, sukses mengalahkan Fernando Alonso untuk meraih kemenangan di Barcelona dari posisi pole position. Itu tetap menjadi satu-satunya kemenangan Grand Prix sepanjang karier balap Formula 1 miliknya.
Tidak berselang lama, pihak Mercedes justru kembali mendatangi Wolff dengan sebuah tawaran menarik untuk masa depan manajemen tim mereka.
Pada akhirnya, mereka kembali dan berkata, Kami pikir model kami, sebuah perusahaan korporasi yang menjalankan tim Formula 1, tidak berfungsi, karena tim harus dikelola secara lebih mandiri dan berjiwa wirausaha, Anda harus diberi wewenang untuk membuat keputusan di tempat, dan kami ingin Anda yang memimpin ini, ungkap Wolff.
Wolff awalnya sempat menolak tawaran tersebut karena statusnya sebagai pemegang saham di Williams, namun Mercedes kemudian menawarkan bantuan agar ia bisa membeli saham di tim yang berbasis di Brackley tersebut.
Ia pun resmi bergabung dengan skuad panah perak pada awal musim 2013, yang kemudian menjadi awal dari dominasi luar biasa saat tim sukses menyabet delapan gelar juara dunia konstruktor secara beruntun dari musim 2014 hingga 2021.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!