Lewis Hamilton secara terbuka mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalannya meraih podium di Formula 1 Grand Prix Singapura setelah keputusan taktik yang keliru di Sirkuit Marina Bay membuatnya harus puas finis di posisi keenam. Balapan malam hari yang penuh drama tersebut menjadi pelajaran berharga bagi sang juara dunia tujuh kali bersama tim Ferrari.
Momen krusial terjadi pada lap ke-39 ketika Race Control memberlakukan Virtual Safety Car akibat masalah kopling pada mobil Aston Martin yang dikemudikan oleh Lance Stroll di area tepi lintasan. Saat itu, Hamilton sudah menghabiskan 21 lap dengan ban kompon lunak, sementara rekan setimnya berada dalam kondisi yang lebih menguntungkan dengan ban medium segar untuk melakukan pit stop kedua secara efisien.
Tim Kuda Merah sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk melakukan double-stack di dalam pit mengingat jarak antar pembalap saat VSC dikibarkan berada dalam rentang aman 4,4 detik di tikungan 10-11. Namun, keputusan akhir justru berada di tangan sang pembalap asal Inggris yang memilih untuk tetap bertahan di lintasan dan menjalani stint panjang hingga 44 lap menggunakan ban lunak.

Pilihan taktis tersebut berbuah petaka ketika performa bannya menurun drastis menjelang akhir balapan, membuatnya merosot tajam ke posisi keenam di belakang pembalap McLaren termasuk Oscar Piastri. Saat melintasi garis finis, selisih waktu dengan rekan setimnya membengkak hingga hampir 46 detik, yang menunjukkan betapa mahalnya harga dari keputusan keliru tersebut di atas aspal Marina Bay.
"Maaf, rekan-rekan," ujar Hamilton melalui radio tim selepas balapan. "Saya mengecewakan kalian hari ini dengan strategi itu. Keputusan saya, dan itu membuat kita kehilangan poin berharga. Saya akan mencoba menebusnya di balapan berikutnya. Kerja bagus untuk pit stopnya." Engineer balap Carlo Santi langsung merespons panggilan tersebut dengan profesional, menegaskan bahwa komunikasi di garasi tetap solid menghadapi evaluasi klasemen di mana keunggulannya atas Max Verstappen kini terpangkas tipis menjadi delapan poin.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!