Charles Leclerc mengaku tidak memahami keputusan strategi yang diambil timnya pada Grand Prix Belanda, yang berpotensi membuatnya kehilangan peluang podium. Pembalap asal Monako itu finis kelima di Zandvoort, sementara ia merasa sebenarnya punya peluang untuk naik podium.
Keputusan yang dimaksud adalah pitstop Leclerc di akhir lap 43, yang membuatnya tidak punya senjata untuk melawan George Russell dalam perebutan posisi ketiga di akhir balapan. Leclerc berada dalam jarak kurang dari satu detik dari Russell sebelum pembalap Mercedes itu masuk pit di akhir lap 40. Alih-alih memperpanjang stint untuk menciptakan perbedaan umur ban, Ferrari malah memanggilnya masuk hanya tiga lap setelah Russell.
“Saya sangat terkejut harus pit secepat itu ketika kami sudah melakukan persis seperti yang kami inginkan,” ujar Leclerc kepada media setelah balapan. “George pit dan itu adalah waktu yang tepat bagi kami untuk bertahan lima atau sepuluh lap lebih lama untuk membangun delta ban dan kembali mengejar George di akhir. Sayangnya, dua lap kemudian saya diperintahkan untuk pit, yang saya lakukan tiga lap kemudian.”

Strategi yang dipilih Ferrari justru kontras dengan yang dilakukan Lando Norris. Pembalap McLaren itu terjebak di belakang Kimi Antonelli hampir sepanjang balapan, namun melakukan pitstop terakhir tujuh lap lebih lambat dari pembalap Mercedes itu. Hasilnya, Norris mampu mengejar dan melewati Antonelli untuk memimpin, strategi yang terbukti sukses.
Salah satu faktor yang mungkin mempengaruhi keputusan Ferrari adalah kehadiran Lewis Hamilton. Hamilton yang menggunakan strategi berbeda berhasil mengejar Leclerc pada momen krusial dan meminta tim untuk menukar posisi mereka. Meski tidak jelas apakah keputusan pit Leclerc diambil untuk menghindari memperlambat Hamilton, Leclerc mengkonfirmasi bahwa ia sebenarnya ingin bertahan lebih lama di trek.
“Saya perlu meninjau kembali bagaimana situasinya,” kata Leclerc ketika ditanya apakah ia bersedia bertukar posisi dengan Hamilton dan memperpanjang stint. “Tapi saya senang bertahan lebih lama.”
Keputusan ini menjadi catatan penting bagi Ferrari, yang tengah bersaing ketat di klasemen konstruktor. Dengan performa yang semakin kompetitif, setiap poin sangat berharga. Leclerc pun menegaskan bahwa ia akan mengevaluasi kembali strategi tersebut bersama tim untuk memastikan tidak ada peluang yang terlewat di balapan-balapan berikutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!