SPONSORED

Jorge Martin Ungkap Romantika Aprilia dan Ambisi Juara MotoGP

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Jorge Martin Ungkap Romantika Aprilia dan Ambisi Juara MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
Jorge Martin Ungkap Romantika Aprilia dan Ambisi Juara MotoGP

Jorge Martin membuka lembaran baru dalam kariernya bersama Aprilia. Dalam podcast Mig Babol, pembalap Spanyol itu blak-blakan soal proses recovery pasca cedera, keputusannya bertahan, hingga persaingan panas dengan Marco Bezzecchi. Kisahnya bukan sekadar tentang balapan, tapi juga tentang bagaimana ia bangkit dari keterpurukan.

Martin mengaku tak menyangka bisa kembali kompetitif musim ini. Awal musim ia harus menjalani dua operasi yang membuatnya absen di beberapa sesi latihan. “Jujur, saya tidak menyangka berada di posisi ini. Saya memulai musim dengan dua operasi lagi. Saya tidak siap untuk tes. Saya tidak berpikir akan bertarung,” ujarnya. Namun, perlahan ia menemukan ritme dan kini kembali bersaing di barisan depan.

Performa apik Martin tak lepas dari kerja keras tim Aprilia yang terus mendukungnya. Ia pun menyadari bahwa persaingan musim ini sangat ketat, terutama dengan kehadiran Bezzecchi yang sedang dalam performa terbaik. “Sekarang saya berada dalam situasi yang akan saya coba manfaatkan. Tapi ya, itu bagus karena ada Marco dalam momen performa luar biasa. Saya pikir kami bertiga sedikit lebih di depan dari yang lain. Tapi akan menjadi pertarungan yang bagus sampai akhir,” tambahnya.

Jorge Martin Opens Up on Aprilia Rebuild and Title Chase
Read AlsoJorge Martin Opens Up on Aprilia Rebuild and Title Chase

Momen paling menarik dalam podcast tersebut adalah ketika Martin berbicara tentang semua yang telah ia lalui. Ia tidak menyesali masa-masa sulit karena baginya semua itu membentuk dirinya seperti sekarang. “Saya tidak menyesali apa pun yang terjadi karena semuanya membuat saya belajar, semuanya membuat saya tumbuh. Dan mungkin, berkat semua yang terjadi, saya ada di sini hari ini,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu pelajaran berharga yang ia petik adalah pentingnya menikmati momen saat ini. “Saya belajar untuk hidup di saat ini, karena kita tidak tahu apakah besok atau Jumat saya masih bisa balapan atau tidak. Jadi saya berusaha menikmati momen ini,” jelasnya. Ia juga belajar untuk tidak memaksakan diri melebihi batas. “Hal lain yang saya pelajari adalah jangan melakukan lebih dari yang Anda bisa. Karena sering kali kami, para pembalap, mencoba melakukan terlalu banyak, bahkan ketika sudah benar-benar di batas,” tambahnya.

Martin juga mengenang proses pemulihan setelah kecelakaan di Qatar. Saat itu ia bahkan tidak yakin bisa kembali mengendarai MotoGP. “Setelah Qatar itu mustahil, karena saya tidak tahu apakah saya akan bisa balapan lagi,” kenangnya. Namun, berkat tekad dan dukungan tim, ia mampu melewati masa-masa sulit itu. “Meskipun itu terjadi lagi, saya tahu saya mampu mengulanginya,” ujarnya penuh keyakinan.

Soal hubungannya dengan Aprilia, Martin mengakui sempat ada ketegangan. Ia sempat ingin hengkang dari tim, namun akhirnya memilih bertahan. “Semuanya dibicarakan, hubungan sempat rusak dan kemudian dibangun kembali,” akunya. Kini ia fokus penuh untuk meraih hasil terbaik bersama Aprilia. “Saya ingin menang, itu tujuan utama saya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Dengan sisa musim yang masih panjang, Jorge Martin dan Aprilia siap memberikan kejutan. Persaingan di MotoGP semakin memanas, dan Martin adalah salah satu nama yang patut diperhitungkan. Jangan lewatkan aksinya di lintasan!

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU