Advertisement Sportrik
15s

Jonathan Rea Akui “Survival Mode” di Akhir Race 2 WorldSBK Assen

Notifikasi
Jonathan Rea Akui “Survival Mode” di Akhir Race 2 WorldSBK Assen
© Gold & Goose

WSBK, Sportrik MediaJonathan Rea mengungkapkan bahwa dirinya berada dalam kondisi “survival mode” pada fase akhir Race 2 putaran Belanda WorldSBK 2026 di Assen, setelah mengalami penurunan performa akibat masalah pada ban depan.

Pembalap asal Irlandia Utara tersebut kembali turun bersama Team HRC sebagai pengganti Jake Dixon, yang masih menjalani pemulihan cedera akibat insiden saat tes pramusim di Australia. Ini menjadi penampilan kedua beruntun Rea sebagai rider pengganti setelah sebelumnya juga tampil di Portimao.

Meski mengaku lebih siap dibandingkan putaran sebelumnya, Rea gagal mengamankan satu poin pun sepanjang akhir pekan di Assen. Situasi semakin menantang karena ia menjadi satu-satunya pembalap Honda yang turun di lintasan, setelah Somkiat Chantra dinyatakan tidak fit akibat kecelakaan di sesi Free Practice 3.

WorldSBK 2026 Standings: Nicolo Bulega Extends Lead
Read AlsoWorldSBK 2026 Standings: Nicolo Bulega Extends Lead

Walaupun hasil akhir tidak mencerminkan performa kompetitif, Rea menilai Race 2 sebagai balapan terbaiknya selama akhir pekan, terutama pada paruh pertama lomba ketika ia mampu bersaing dan melakukan sejumlah overtake.

ADVERTISEMENT

“Saya sebenarnya menikmati Race 2, atau setidaknya paruh pertama balapan, karena meskipun старт saya kurang baik, saya bisa menyalip beberapa pembalap dan menemukan ritme yang bagus,” ujar Rea kepada WorldSBK.com.

“Itu adalah pace terbaik saya sepanjang akhir pekan, dengan lap time di kisaran 1 menit 34 detik. Ritmenya bagus dan saya merasa nyaman.”

Namun, kondisi tersebut tidak bertahan hingga akhir balapan. Memasuki lap ke-11 atau ke-12, Rea mulai mengalami masalah dengan ban depan yang menyebabkan penurunan performa secara signifikan.

ADVERTISEMENT

“Sekitar lap 11 atau 12, saya mulai kesulitan dengan ban depan. Saya mengalami beberapa momen sulit dan mulai kesulitan untuk menikung karena saya tidak bisa memberikan beban pada ban seperti sebelumnya,” jelasnya.

“Sejujurnya, saya berada dalam mode bertahan di akhir balapan, yang cukup membuat frustrasi karena secara fisik saya sebenarnya merasa baik.”

Terlepas dari kendala tersebut, Rea tetap melihat sisi positif dari perkembangan yang dicapai bersama tim sepanjang akhir pekan. Ia menilai bahwa perubahan set-up yang dilakukan sejak sesi latihan bebas pertama memberikan arah yang lebih jelas untuk pengembangan performa.

ADVERTISEMENT

“Tim melakukan perubahan set-up yang baik sejak Free Practice 1 dan kami bekerja dengan baik untuk mengeksplorasi beberapa opsi pada motor,” tambahnya.

“Jika kami harus kembali balapan besok, tentu kami sudah memiliki lebih banyak ide untuk meningkatkan kecepatan di akhir balapan. Saya tahu hasilnya tidak mencerminkan itu, tetapi kami membuat kemajuan akhir pekan ini.”

Di akhir pernyataannya, Rea juga menyampaikan dukungan kepada rekan setimnya yang cedera dan berharap mereka dapat segera kembali ke lintasan pada putaran berikutnya.

ADVERTISEMENT

“Saya ingin mendoakan yang terbaik untuk pemulihan Somkiat Chantra dan Jake Dixon. Semoga mereka bisa kembali balapan di Balaton,” tutup Rea.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU