Formula 1, Sportrik Media - Jolyon Palmer menilai kepergian Gianpiero Lambiase dari Red Bull Racing berpotensi menjadi faktor krusial yang mendorong Max Verstappen meninggalkan tim pada akhir musim Formula 1 2026.
Lambiase, yang telah menjadi race engineer Verstappen sejak Grand Prix Spanyol 2016, dijadwalkan meninggalkan Red Bull setelah kontraknya berakhir pada 2027 untuk bergabung dengan McLaren. Dalam struktur barunya, ia akan menjabat sebagai chief racing officer, dengan proyeksi jangka panjang menuju posisi prinsipal tim.
Keputusan tersebut dinilai signifikan mengingat hubungan kerja antara Lambiase dan Verstappen selama hampir satu dekade menjadi salah satu fondasi utama keberhasilan Red Bull. Koneksi teknis dan komunikasi keduanya dianggap sebagai elemen penting dalam optimalisasi performa di lintasan.

Palmer menilai bahwa kehilangan figur sentral seperti Lambiase memperkuat indikasi ketidakstabilan internal tim, terutama di tengah penurunan daya saing Red Bull pada fase awal musim ini.
“Persis seperti itu cara saya melihatnya. Kita sudah berbicara bahwa Max kemungkinan akan meninggalkan tim pada suatu titik,” ujar Palmer dalam podcast F1 Nation.
Ia juga menyoroti bahwa performa Red Bull yang tidak lagi dominan, ditambah dengan perubahan personel dalam struktur tim, mempersempit jalur cepat untuk kembali kompetitif.
“Red Bull tidak berada dalam posisi kompetitif, dan tidak memiliki jalur yang mudah untuk kembali ke sana jika melihat perubahan personel yang terjadi,” jelasnya.
Menurut Palmer, Lambiase merupakan penghubung kunci antara pembalap dan tim, sehingga kepergiannya memiliki dampak langsung terhadap stabilitas operasional di sisi garasi Verstappen.
“Bagi saya, GP adalah sosok kunci yang menghubungkan pembalap dengan tim. Berita ini memberi gambaran lebih dalam mengapa Max tidak sepenuhnya puas,” tambahnya.
Ia juga menilai bahwa tanpa rencana pengembangan yang jelas dan indikasi kemajuan yang konkret, peluang Verstappen untuk bertahan dalam jangka panjang semakin kecil.
“Saya tidak melihat dia akan bertahan lama, kemungkinan tidak melewati akhir musim ini, kecuali ada rencana yang jelas dan tanda kemajuan yang nyata,” tegas Palmer.
Dengan dinamika internal yang terus berkembang dan tekanan kompetitif dari rival, masa depan Verstappen di Red Bull kini menjadi salah satu isu utama dalam pasar pembalap Formula 1. Respons tim terhadap kehilangan figur kunci seperti Lambiase serta arah pengembangan mobil akan menjadi faktor penentu dalam mempertahankan pembalap utama mereka menuju fase berikutnya kejuaraan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!