SPONSORED

GP Qatar Terancam Batal, MotoGP 2026 Bisa Jadi 21 Seri

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
GP Qatar Terancam Batal, MotoGP 2026 Bisa Jadi 21 Seri
TO NEWS OVERVIEW
GP Qatar Terancam Batal, MotoGP 2026 Bisa Jadi 21 Seri

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menghantam dunia balap. Grand Prix Qatar diprediksi bakal dicoret dari kalender MotoGP 2026, menyusul konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat kondisi keamanan di kawasan itu tak bisa dijamin. Padahal, seri di Sirkuit Lusail sebelumnya sudah dijadwalkan ulang ke 6-8 November setelah sempat ditunda dari April.

Informasi ini pertama kali diungkap media Inggris, The Race, dan kabarnya pengumuman resmi bakal keluar dalam beberapa hari ke depan. Jika benar batal, MotoGP tidak akan mencari sirkuit pengganti. Alhasil, jumlah seri musim ini turun dari 22 menjadi 21—sebuah keputusan yang tentu mengubah peta persaingan menjelang akhir musim.

Menariknya, keputusan ini kontras dengan sikap Formula 1 yang sejak awal menyiapkan rencana cadangan. MotoGP justru tidak punya plan B. Satu-satunya opsi yang sempat mengemuka adalah menggelar balapan ganda di Sepang, tetapi ide itu tampaknya sudah menguap. Padahal, penundaan ke November sebelumnya sempat memicu penyesuaian kalender: Lusail ditempatkan setelah Malaysia, sementara Portimao dan Valencia diundur satu pekan.

Qatar GP in Danger, MotoGP 2026 Could Shrink to 21 Rounds
Read AlsoQatar GP in Danger, MotoGP 2026 Could Shrink to 21 Rounds

Keputusan memangkas kalender tentu bukan sekadar soal jumlah balapan. Ini berdampak langsung pada strategi tim dan pembalap, terutama bagi mereka yang sedang bersaing ketat di puncak klasemen. Mereka yang keluar dari Sepang (1 November) sebagai pemimpin klasemen punya peluang lebih besar mempertahankan gelar, karena satu seri lebih sedikit untuk dikejar rival.

ADVERTISEMENT

Persoalan ini juga memicu kekhawatiran jangka panjang. Belum ada satu pun draf kalender 2027 yang dirilis, baik dari MotoGP maupun F1. Semua pihak tampak menunggu perkembangan situasi, namun waktu terus berjalan. Jika krisis berkepanjangan, bukan tidak mungkin kalender musim depan pun ikut terimbas.

Bagi para penggemar, kabar ini tentu menyesakkan. Sirkuit Lusail dengan balapan malamnya yang megah selalu punya tempat spesial di hati. Namun, keselamatan dan stabilitas kawasan tetap menjadi prioritas utama. Kita hanya bisa berharap situasi membaik dan balapan tetap bisa digelar—atau setidaknya kalender tidak semakin tergerus.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU