SPONSORED

George Russell Sesali Beban Bahan Bakar Ekstra Usai Gagal Rebut Pole Tipis di Meksiko

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0 Google Add us as preferred source
George Russell Sesali Beban Bahan Bakar Ekstra Usai Gagal Rebut Pole Tipis di Meksiko
TO NEWS OVERVIEW
George Russell Sesali Beban Bahan Bakar Ekstra Usai Gagal Rebut Pole Tipis di Meksiko

Peluang emas George Russell untuk mengamankan posisi start terdepan di Autodromo Hermanos Rodriguez harus sirna tipis setelah kalah cepat 0,009 detik dari mantan rekan setimnya. Pembalap andalan Mercedes tersebut mengakui bahwa keputusan taktis membawa beban bahan bakar ekstra untuk putaran persiapan berdampak langsung pada hilangnya catatan waktu krusial di sesi kualifikasi Formula 1 akhir pekan ini.

Pembalap asal Inggris itu harus puas menduduki posisi start kedua, tepat di samping sang peraih pole yang kini membela panji Ferrari. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh pembalap asal Monako yang dikenal sebagai spesialis kualifikasi. Ketatnya persaingan di baris terdepan menunjukkan betapa kecilnya margin kesalahan di lintasan berdaratan tinggi ibu kota Meksiko.

Menanggapi jalannya sesi penentuan grid tersebut, Russell menjelaskan bahwa strategi ban yang dipilih timnya berbeda dibanding para rival terdekatnya di fase akhir Q3. "Saya melihat Lewis dan Charles serta Max juga, mereka tidak melakukan putaran persiapan. Kami melakukan putaran persiapan hanya untuk mendapatkan temperatur ban, dan itu cukup menantang," ujar Russell dalam konferensi pers pascalualifikasi.

Kimi Antonelli Admits Mental Pressure and Physical Struggles in Mexico
Read AlsoKimi Antonelli Admits Mental Pressure and Physical Struggles in Mexico

Lebih lanjut, pembalap bernomor mobil 63 itu mengungkapkan bahwa insting pribadinya sebenarnya sempat meragukan kebutuhan putaran ekstra tersebut. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan tim teknik Brackley untuk mengoptimalkan suhu kompon ban. Beban ekstra bahan bakar yang harus dibawa mobil perak tersebut terbukti melebihi selisih waktu yang memisahkannya dari posisi terdepan.

ADVERTISEMENT

"Secara naluriah saya merasa kami bisa melakukannya pada putaran pertama tanpa persiapan, tetapi tim ingin melakukan persiapan, jadi kami akhirnya membawa bahan bakar untuk putaran ekstra. Ini angka yang sangat kecil, tetapi lebih besar daripada selisih jarak ke pole," imbuhnya dengan nada penasaran.

Kendati menyimpan sedikit rasa penyesalan atas strategi taktis tersebut, sang pembalap tetap merasa bersyukur bisa kembali berada di jajaran terdepan setelah melalui rangkaian akhir pekan yang cukup pelik. Konsistensi performa di atas W17 masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri baginya musim ini, terutama di tengah tekanan ketat dalam perburuan posisi klasemen kejuaraan dunia.

Saat ini, persaingan di papan atas klasemen pembalap semakin memanas menjelang penghujung musim kalender balap 2026. Russell masih berjuang keras mempertahankan posisi kedua dari ancaman para pesaing terdekatnya, termasuk selisih tipis poin dengan pembalap lain yang mengintai tepat di belakangnya dalam perebutan status runner-up kejuaraan dunia.

ADVERTISEMENT
George Russell di paddock F1 Meksiko
George Russell saat sesi kualifikasi Formula 1 GP Meksiko. (Foto: Sam Bloxham / LAT Images)

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU