George Russell meraih kemenangan keduanya musim ini setelah mengalahkan Max Verstappen dalam duel strategi sepanjang 71 lap pada Formula 1 GP Austria 2026. Pembalap Mercedes itu finis hanya 1,611 detik di depan Verstappen di Red Bull Ring, sementara rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, melengkapi podium di posisi ketiga.
Balapan dibuka dengan start bersih meski Red Bull Ring dalam beberapa musim terakhir kerap menghadirkan insiden pada lap pertama. Persaingan langsung memanas di kelompok depan ketika Lewis Hamilton menyalip Charles Leclerc pada lap pembuka. Di saat yang sama, Antonelli mengalami start yang kurang mulus setelah beberapa kali melebar di Tikungan 1 dan Tikungan 3, bahkan sempat mengembalikan posisi untuk menghindari konsekuensi lebih lanjut dari steward.
Sementara itu, Verstappen mampu mempertahankan posisinya dari tekanan dua mobil McLaren sebelum mulai memburu Hamilton. Duel keduanya menjadi salah satu tontonan utama pada fase awal balapan. Keduanya saling bertukar posisi dalam beberapa tikungan, sementara Russell memanfaatkan pertarungan tersebut untuk membangun keunggulan lebih dari lima detik di depan.

Ferrari menjadi tim pertama yang mengubah jalannya strategi. Pit wall Scuderia memilih memanggil Hamilton dan Leclerc lebih awal pada lap ke-12 dan ke-13 untuk mengantisipasi kemungkinan strategi agresif Red Bull. Namun keputusan tersebut justru memaksa Hamilton menjalani strategi tiga pit stop setelah Red Bull mempertahankan Verstappen pada pendekatan dua pit stop yang lebih konvensional dengan keuntungan ban yang lebih segar pada fase akhir lomba.
Verstappen mulai masuk pit pada akhir lap ke-18 sebelum Russell merespons satu lap kemudian dan tetap mempertahankan posisi bersih di depan. Situasi balapan kembali berubah ketika Carlos Sainz mengalami masalah teknis di lintasan lurus pit pada lap ke-24 sehingga memicu Virtual Safety Car. Timing tersebut sangat merugikan Antonelli yang baru saja melakukan pit stop beberapa saat sebelum VSC diumumkan, sehingga kehilangan peluang memperoleh keuntungan waktu dibanding para rivalnya.
Memasuki pertengahan lomba, Verstappen terus memangkas selisih waktu dengan Russell. Kecepatan RB22 semakin kompetitif seiring menurunnya performa ban Mercedes, sementara Antonelli berhasil menyalip Leclerc untuk kembali ke posisi tiga besar. Di belakang mereka, Oscar Piastri dan Hamilton juga terlibat pertarungan sengit setelah McLaren berhasil melewati Ferrari, disusul Hamilton beberapa tikungan kemudian.
Persaingan strategi kembali memasuki fase penentuan ketika Russell melakukan pit stop kedua pada lap ke-43. Red Bull memilih memperpanjang stint Verstappen hingga enam lap lebih lama sebelum memasang ban keras baru. Keputusan tersebut memberi Verstappen peluang mengejar Russell dengan ban yang lebih muda pada sekitar 20 lap terakhir, meski ia kehilangan sebagian keuntungan akibat undercut Mercedes.
Virtual Safety Car kedua kembali muncul pada lap ke-53 setelah Alex Albon menghantam bollard di Tikungan 3. Seperti insiden pertama, Antonelli kembali kurang beruntung karena telah melakukan pit stop sesaat sebelum netralisasi berlangsung. Kondisi tersebut membuat Verstappen menjadi satu-satunya ancaman nyata bagi Russell pada fase penutup.
Dalam dua puluh lap terakhir, Verstappen secara konsisten memangkas jarak hingga mendekati lima detik, sementara Antonelli juga mulai mendekati Red Bull dari belakang. Ancaman hujan ringan yang sempat diperkirakan sebelum start tidak pernah benar-benar memengaruhi jalannya balapan sehingga seluruh pertarungan ditentukan oleh pengelolaan ban dan strategi pit stop.
Russell akhirnya mampu mempertahankan ritme hingga garis finis untuk mengamankan kemenangan keduanya musim ini sekaligus kembali ke jalur perebutan gelar. Verstappen harus puas finis kedua setelah gagal menemukan celah untuk menyerang pada lap-lap terakhir, sedangkan Antonelli melengkapi podium setelah terus menekan Verstappen hingga putaran terakhir. Hasil tersebut juga memperkuat posisi Mercedes dalam klasemen konstruktor setelah mengungguli Red Bull dan Ferrari pada salah satu balapan strategi paling ketat musim Formula 1 2026.

























Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!