SPONSORED

Fulton Isi Kursi Toyota di Chile: Pengalaman Liar dan Pelajaran Berharga

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Fulton Isi Kursi Toyota di Chile: Pengalaman Liar dan Pelajaran Berharga
TO NEWS OVERVIEW
James Fulton. Photo: TGR WRT / McKlein

James Fulton, co-driver berpengalaman asal Irlandia, baru saja menjalani debut tak terduga di kursi co-driver Toyota GR Yaris Rally1 milik Takamoto Katsuta pada Rally Chile. Kesempatan itu datang setelah Aaron Johnston mengalami cedera tulang selangka akibat kecelakaan keras di hari terakhir Rally Paraguay. Cedera tersebut belum cukup pulih untuk membuatnya fit di putaran kedua Amerika Selatan itu.

Fulton, yang biasanya membacakan catatan untuk Yuki Yamamoto di WRC2, dipanggil sebagai pengganti. Pria yang pernah menjadi co-driver untuk Craig Breen, Kris Meeke, dan Josh McErlean itu mengakui bahwa ini adalah pengalaman pertamanya di mobil Rally1 Toyota. Namun, awal balapan berjalan sangat mengecewakan ketika pasangan Katsuta-Fulton keluar lintasan di special stage pembuka.

Meski demikian, mereka bangkit dan melanjutkan reli pada Sabtu dan Minggu, akhirnya mengumpulkan tiga poin WRC. Fulton pun menikmati pengalaman tersebut. “Ya, saya menikmatinya. Jelas Jumat berat, tapi selain itu menyenangkan. Saya sangat menikmati bekerja dengan Taka dan tim, dan senang bisa mengisi posisi Aaron,” ujar Fulton usai reli.

Fulton Fills In at Toyota in Chile: A Wild Ride and Valuable Lessons
Read AlsoFulton Fills In at Toyota in Chile: A Wild Ride and Valuable Lessons

Fulton juga menyebut bahwa ia menemukan ritme yang baik di dalam mobil dan senang bisa mendorong di Power Stage. “Dengan mobil Rally3 di depan kami, garis balapannya tidak begitu bagus. Kami melakukan yang terbaik di Power Stage, tapi secara keseluruhan saya menikmati akhir pekan. Terima kasih banyak untuk tim dan semua yang terlibat.”

ADVERTISEMENT

Ada momen mendebarkan di akhir Power Stage, di mana Katsuta melompat paling jauh di hari itu. Fulton tertawa karena ia bisa merasakan apa yang disebut “Taka Airlines”. “Sekarang saya tahu bagaimana perasaan Aaron setiap saat,” kata Fulton sambil tersenyum. “Jika co-driver menyuruh pembalap untuk melambat dan bilang tidak, maka pembalap harus lebih pelan, dan itu juga tidak baik. Hanya bercanda, saya menikmatinya. Semuanya berjalan baik.”

Johnston diperkirakan akan kembali ke kursi co-driver untuk reli berikutnya, Rally Sardinia, yang berlangsung awal Oktober. “Semoga ya. Saya hanya senang bisa mengisi posisinya. Dia salah satu sahabat saya. Dia membantu sepanjang akhir pekan lewat telepon dan segala hal. Saya hanya senang bisa membantu tim,” pungkas Fulton.

Pengalaman Fulton ini bukan hanya cerita pengganti yang sukses, tetapi juga menunjukkan kedalaman dan solidaritas komunitas reli. Meskipun awal yang sulit, kerja sama tim dan adaptasi cepat menjadi kunci. Kisah ini juga menyoroti betapa menantangnya balapan di Chile, dengan lintasan yang menuntut dan lompatan ekstrem. Fulton membuktikan bahwa dengan pengalaman dan sikap positif, seorang co-driver dapat mengatasi situasi tak terduga. Kini, fokus beralih ke pemulihan Johnston dan persiapan Rally Sardinia, di mana ia berharap bisa kembali mendampingi Katsuta.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU