Peta persaingan masa depan ajang balap Grand Prix kembali memanas setelah Pecco Bagnaia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rencana perombakan format akhir pekan yang dijadwalkan mulai berlaku pada musim 2027 mendatang. Dalam sesi media day menjelang rangkaian akhir pekan balap di Sirkuit Mandalika, pembalap andalan skuad Borgo Panigale tersebut menilai bahwa penerapan dua sesi kualifikasi terpisah untuk Sprint Race dan balapan utama merupakan sebuah langkah kemajuan yang signifikan bagi kejuaraan.
Gagasan besar mengenai pemisahan sesi penentuan posisi start ini memang menjadi topik terpanas di paddock. Selama ini, para pembalap harus mengandalkan satu sesi kualifikasi tunggal untuk menentukan grid di kedua balapan, sebuah sistem yang dinilai Pecco Bagnaia memiliki terlalu banyak batasan risiko ketika insiden bendera kuning atau terjatuh terjadi di lintasan.
"Mi piace, penso sia una cosa positiva e ritengo sia un miglioramento," ujar Pecco Bagnaia saat mengomentari regulasi baru tersebut di hadapan para jurnalis. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama para pembalap lain yang hadir di Komisi Keselamatan saat seri Jepang telah memberikan persetujuan karena argumen di balik perubahan ini dinilai sangat masuk akal.

Meskipun mendukung penuh format anyar tersebut, Pecco Bagnaia juga memberikan catatan penting kepada pihak promotor dan manajemen MotoGP agar mengembalikan sesi pemanasan atau Warm-up. Menurutnya, melangsungkan balapan tanpa putaran pemanasan terlebih dahulu demi memahami karakteristik kompon ban baru serta spesifikasi motor merupakan hal yang terlalu berisiko bagi keselamatan para pembalap.
Menanggapi kekhawatiran sebagian pihak mengenai potensi bahaya di sesi Q1 yang akan diikuti oleh 22 pembalap sekaligus, Pecco Bagnaia menilai situasi tersebut tidak akan jauh berbeda dari kondisi yang sudah biasa mereka hadapi selama 15 menit terakhir di sesi latihan bebas pra-kualifikasi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!