SPONSORED

Ford Buka Peluang Verstappen ke Le Mans

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Ford Buka Peluang Verstappen ke Le Mans TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Ford mengonfirmasi telah melakukan pembicaraan panjang dengan Max Verstappen terkait peluang tampil di ajang 24 Hours of Le Mans pada masa depan. Diskusi tersebut disebut sudah berlangsung lebih dari tiga tahun, seiring meningkatnya minat juara dunia Formula 1 empat kali itu terhadap balap ketahanan dan proyek GT.

Pernyataan tersebut disampaikan direktur global motorsport Ford, Mark Rushbrook, menjelang putaran World Endurance Championship di Spa-Francorchamps. Ford saat ini tengah mempersiapkan comeback penuh ke kelas Hypercar WEC mulai musim 2027 dengan program dua mobil, sekaligus memperluas proyek balap global mereka di luar Formula 1.

Rushbrook mengakui Ford sangat tertarik melihat Verstappen membalap di Le Mans bersama pabrikan asal Amerika Serikat tersebut. Namun, ia menegaskan banyak faktor yang masih harus diselaraskan, termasuk jadwal Formula 1, komitmen kontrak, hingga kesiapan program endurance yang sedang dikembangkan Ford.

Verstappen Faces Tough Nürburgring Route
Read AlsoVerstappen Faces Tough Nürburgring Route
Ford Buka Peluang Verstappen ke Le Mans
© Red Bull Content Pool

"Saya tentu ingin melihat itu terjadi. Akan sangat luar biasa bagi kami dan juga bagi motorsport. Tetapi banyak hal harus berjalan selaras agar itu bisa terwujud," ujar Rushbrook.

ADVERTISEMENT

Ketertarikan Verstappen terhadap balap endurance terus meningkat dalam dua musim terakhir. Selain membangun tim GT miliknya sendiri, pembalap Red Bull Racing itu juga dijadwalkan menjalani debut di Nürburgring 24 Hours dalam waktu dekat. Ia beberapa kali secara terbuka menyebut Le Mans sebagai salah satu target utama setelah atau bahkan ketika masih aktif di Formula 1.

Faktor lain yang memperkuat spekulasi tersebut adalah kemitraan teknis antara Ford dan Red Bull dalam proyek power unit Formula 1 mulai regulasi mesin 2026. Hubungan kerja sama itu dinilai dapat membuka jalur lebih realistis bagi Verstappen untuk terlibat dalam program Hypercar Ford di masa depan, terutama jika kalender Formula 1 dan WEC memungkinkan.

Meski demikian, Rushbrook menepis kemungkinan Verstappen langsung tampil bersama Ford pada musim debut Hypercar 2027. Menurutnya, proyek tersebut masih berada pada fase pembangunan teknis dan operasional sehingga fokus utama saat ini adalah memastikan paket mobil kompetitif sebelum mempertimbangkan susunan pembalap jangka panjang.

ADVERTISEMENT

"Kami sudah membicarakan hal ini sejak awal kerja sama dengan Red Bull diumumkan. Kami hanya mencoba menemukan momen dan program yang tepat agar semuanya cocok," tambah Rushbrook.

Jika Verstappen akhirnya tampil di Le Mans saat masih aktif di Formula 1, ia akan mengikuti jejak Fernando Alonso, yang memenangi Le Mans 2018 bersama Toyota. Sebelumnya, Nico Hulkenberg juga sukses meraih kemenangan overall bersama Porsche pada 2015 ketika masih aktif di F1. Dengan regulasi Hypercar yang semakin kompetitif dan keterlibatan lebih banyak pabrikan besar, peluang Verstappen memasuki dunia endurance kini mulai terlihat semakin realistis.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU