Alejandro Cachon mengalami insiden mengkhawatirkan pada leg Jumat Acropolis Rally Greece setelah sebuah batu menghantam kaca depan mobilnya saat melaju dengan kecepatan tinggi di salah satu lintasan lurus.
Pembalap WRC2 asal Spanyol itu mengatakan batu tersebut tiba-tiba meluncur dari semak-semak dan menghantam sisi kaca depan tempat co-driver berada hingga menyebabkan retakan besar. Menurut Cachon, insiden itu sangat sulit dijelaskan sebagai akibat batu yang terpental dari lintasan.
"Saya rasa ini sesuatu yang tidak bisa diterima. Kami sudah mengambil risiko besar di setiap tikungan, lalu ada seseorang yang melempar batu ke arah mobil. Kami beruntung batu itu tidak masuk ke dalam kabin, karena jika mengenai seseorang akibatnya bisa sangat serius," kata Cachon.

Cachon mengaku tidak melihat langsung pelaku, tetapi ia menilai lokasi kejadian yang berada di tengah lintasan lurus membuat kemungkinan batu terpental dari mobilnya sendiri hampir tidak masuk akal. Ia meyakini batu tersebut dilempar secara sengaja dari sisi lintasan.
FIA telah mengonfirmasi bahwa insiden tersebut akan diselidiki secara menyeluruh. Cachon menyambut baik langkah tersebut dan berharap keselamatan peserta menjadi perhatian utama karena situasi seperti ini tidak boleh dianggap sebagai bagian normal dari reli.
Terlepas dari insiden tersebut, Cachon tetap mampu mempertahankan kecepatannya dengan mencatatkan waktu tercepat di kelas WRC2 pada special stage tersebut. Ia menutup hari pertama penuh Acropolis Rally Greece di posisi ketiga kategori WRC2, sementara Andreas Mikkelsen memimpin klasemen di depan Robert Virves.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!