SPONSORED

FIA Jadwalkan Sidang Banding McLaren dan Red Bull di GP Monako

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
FIA Jadwalkan Sidang Banding McLaren dan Red Bull di GP Monako TO NEWS OVERVIEW
FIA Jadwalkan Sidang Banding McLaren dan Red Bull di GP Monako

Perseteruan terkait podium Pierre Gasly di GP Monako akhirnya menemui babak baru. FIA mengonfirmasi bahwa sidang banding yang diajukan McLaren dan Red Bull akan digelar pekan depan, menyusul keputusan kontroversial yang mengembalikan posisi ketiga Gasly.

Keputusan itu sendiri lahir dari sidang hak review yang dimenangkan Alpine. Mereka membawa bukti bahwa Gasly tidak melanggar batas kecepatan di pitlane, dan FIA mengakui adanya kesalahan pengukuran jarak oleh FOM yang membuat kecepatan rata-rata pembalap terhitung lebih tinggi. Alhasil, dua penalti lima detik yang sempat menjatuhkan Gasly ke posisi ketujuh resmi dihapus, dan podium ketiganya di Monako kembali.

Namun, keputusan itu memicu kemarahan sejumlah tim. Sebab, ada pembalap lain yang terkena penalti serupa dan sudah menjalani hukumannya saat balapan berlangsung. Oscar Piastri menjadi salah satu yang paling vokal. Ia rela melakukan pitstop ekstra demi menjalani penalti, namun akhirnya finis di belakang Gasly dan Isack Hadjar.

Lawson Denies 'Ghosts' Haunting Red Bull F1 Narrative
Read AlsoLawson Denies 'Ghosts' Haunting Red Bull F1 Narrative

"Saya cukup tercengang dengan keputusan ini," ujar Piastri di Barcelona. "Ketika orang lain dihukum untuk hal yang sama dan menjalani penalti di balapan, bagaimana bisa satu penalti diubah, padahal setidaknya lima atau enam balapan lain terdampak? Ini luar biasa."

ADVERTISEMENT

George Russell juga menjadi korban. Pebalap Mercedes itu kehilangan potensi podium setelah harus menjalani drive-through karena penalti yang dijalaninya dianggap tidak sempurna. Ia pun terlempar ke posisi 12 dan kini tertinggal 68 poin dari rekan setimnya, Kimi Antonelli.

"Saya kehilangan posisi karena saya menjalani penalti. Secara teknis saya harusnya P3, tapi George juga harusnya P3. Semuanya sekarang berantakan. Ini preseden yang cukup buruk," tambah Piastri.

Dengan adanya banding dari McLaren dan Red Bull, FIA kini harus memastikan konsistensi keputusan. Sidang pekan depan akan menjadi momen krusial untuk menguji apakah aturan bisa diterapkan secara adil bagi semua pembalap.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU