Fernando Alonso mempertanyakan laju pengembangan tim-tim besar Formula 1 musim 2026 setelah mereka terus membawa paket upgrade signifikan di tengah pembatasan cost cap FIA.
Aston Martin memilih menunggu satu paket besar yang dijadwalkan hadir menjelang atau setelah jeda musim panas. Keputusan itu membuat Alonso dan Lance Stroll tetap memakai mobil yang belum banyak berubah, sementara rival papan atas terus memperkenalkan komponen baru hampir setiap akhir pekan.
"Tampaknya tidak ada dana untuk membawa upgrade tanpa batas seperti yang dilakukan tim lain. Mengejutkan melihat halaman pengajuan upgrade FIA setiap Jumat di setiap balapan, mungkin mereka punya mesin uang di lantai minus satu pabrik," kata Alonso.

Alonso menjelaskan bahwa keputusan Aston Martin dibuat sejak Australia dengan pertimbangan efisiensi biaya. Menurutnya, tim memilih menunggu sampai paket pengembangan benar-benar layak dibawa ke lintasan karena tidak mungkin terus melakukan percobaan berulang dalam batasan anggaran.
Carlos Sainz juga mengakui Williams melihat pola serupa dari tim-tim papan atas. Meski Williams tetap membawa pengembangan aerodinamika, tim Grove harus memperhitungkan umur pakai komponen lama sebelum memperkenalkan bagian yang lebih ringan.
Sainz menilai situasi tersebut menunjukkan bahwa keunggulan tim besar bukan hanya soal uang, tetapi juga proses kerja, efisiensi, metode pengembangan, dan kualitas sumber daya manusia. Bagi Aston Martin dan Williams, tantangan utama kini bukan sekadar memiliki anggaran, melainkan membangun struktur yang mampu mengubah investasi menjadi upgrade yang efektif di lintasan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!