Formula 2 akan menggebrak Sirkuit Kota Baku dengan format balapan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Seri ke-12 musim ini, yang berlangsung 24-26 September, akan menyajikan dua balapan feature dan satu sprint race—sebuah suguhan langka yang membuat akhir pekan di Azerbaijan jadi jauh lebih padat dari biasanya.
Jadwal Padat, Aksi Berlipat
Kamis akan dibuka dengan sesi latihan bebas selama 45 menit, lalu para pembalap langsung menghadapi dua sesi kualifikasi masing-masing 20 menit di hari yang sama. Sprint race digelar Jumat pagi, disusul feature race pertama pada sore harinya. Feature race kedua akan menjadi penutup pada Sabtu pagi, sebelum balapan F1 dimulai.
Hasil kualifikasi pertama akan menentukan urutan start untuk kedua balapan Jumat, dengan sprint race tetap menerapkan prosedur grid terbalik seperti biasa. Sementara itu, grid untuk feature race kedua diambil dari sesi kualifikasi kedua. Menariknya, setiap pole position bernilai dua poin kejuaraan, dan sistem poin feature race reguler akan berlaku untuk kedua balapan panjang tersebut.

Alasan di Balik Format Unik
CEO F2, Bruno Michel, menjelaskan bahwa tambahan sesi ini dimungkinkan karena F2 menjadi satu-satunya ajang pendukung di Grand Prix Azerbaijan. "Karena Formula 2 adalah satu-satunya event pendukung di Grand Prix Azerbaijan, bersama para promotor, kami memilih akhir pekan balapan F2 yang supersized: satu latihan bebas, dua kualifikasi, satu sprint race, dan dua feature race," ujarnya.
Michel menambahkan bahwa ini adalah satu-satunya akhir pekan di mana jadwal memungkinkan adanya sesi tambahan, yang diyakini akan meningkatkan hiburan bagi penonton yang hadir maupun para penggemar di seluruh dunia. "Sirkuit Kota Baku selalu menghadirkan balapan yang menakjubkan, jadi kami sangat senang bisa membuat putaran ke-12 musim ini menjadi sangat unik," tambahnya.
Konteks Kalender dan Ketidakpastian
Perubahan format ini sejalan dengan jadwal Grand Prix Azerbaijan yang memang sudah berbeda: balapan akan berlangsung Kamis hingga Sabtu karena tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Peringatan di negara tersebut. Dengan demikian, latihan bebas F1 digelar Kamis, kualifikasi Jumat, dan balapan Sabtu.
Setelah Baku, F2 dijadwalkan menyelesaikan musim bersama F1 di Qatar dan Abu Dhabi, di mana format reguler—latihan bebas, satu kualifikasi, sprint, dan feature race—akan kembali digunakan. Namun, ekspansi Baku ini tetap menarik perhatian di tengah ketidakpastian jadwal F1 di akhir musim terkait situasi di Timur Tengah. Tidak ada indikasi bahwa balapan tambahan di Baku diperkenalkan sebagai langkah darurat, dan pengumuman resmi F2 justru menegaskan program konvensional untuk Lusail dan Yas Marina.
Meski demikian, kedua putaran F2 tersebut terikat pada akhir pekan F1 yang masih dalam sorotan, dengan F1 belum mengumumkan perubahan pada rencana Qatar dan Abu Dhabi. Penyelenggara Qatar menegaskan bahwa event November mereka tetap berjalan. Pada Juli lalu, Stefano Domenicali mengatakan F1 tidak akan membuat penilaian final sebelum pertengahan September. Ketidakpastian ini muncul setelah kedua kejuaraan terpaksa mengubah jadwal awal tahun ini. F2 memasukkan Miami dan Montreal ke kalender setelah kehilangan putaran Bahrain yang direncanakan.
Dengan format supersized di Baku, para penggemar dapat menantikan tiga balapan dalam tiga hari yang akan menguji tidak hanya kecepatan, tetapi juga strategi dan ketahanan tim. Ini adalah kesempatan langka untuk melihat para bintang muda F2 beraksi lebih banyak di salah satu sirkuit paling menantang di kalender.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!