Formula 2 akan mengejutkan penggemar dengan format balapan super besar di Baku pada 24-26 September 2026. Seri ke-12 musim ini akan menjadi satu-satunya putaran yang menampilkan dua sesi kualifikasi dan dua Feature Race, sebuah eksperimen yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perubahan ini hanya berlaku untuk Grand Prix Azerbaijan, di mana F2 menjadi satu-satunya kategori pendukung. Bruno Michel, CEO FIA Formula 2, mengungkapkan bahwa jadwal yang longgar memberi peluang untuk memperluas pertunjukan. "Karena F2 adalah satu-satunya Support Event di Grand Prix Azerbaijan, bersama promotor, kami memilih akhir pekan balapan F2 yang super besar," ujarnya.
Jadwal yang direvisi akan berlangsung selama tiga hari. Hari Kamis pagi akan diisi sesi Latihan Bebas selama 45 menit, dilanjutkan dengan dua sesi Kualifikasi berturut-turut masing-masing 20 menit pada sore harinya. Hari Jumat dimulai dengan Sprint Race, dengan grid ditentukan dalam urutan terbalik dari sesi Kualifikasi pertama, kemudian Feature Race pertama pada sore hari, dengan grid diambil langsung dari sesi Kualifikasi yang sama. Feature Race kedua akan digelar pada Sabtu pagi, dengan grid ditentukan oleh hasil Kualifikasi kedua.

Poin pole position di sesi Kualifikasi akan memberikan 2 poin, sementara kedua Feature Race akan menggunakan alokasi poin standar, termasuk poin Lap Tercepat bagi pembalap yang finis di sepuluh besar, sesuai dengan Peraturan Olahraga FIA Formula 2. Dengan demikian, total poin yang diperebutkan di Baku akan jauh lebih besar, membuka peluang bagi pembalap untuk merangsek di klasemen.
Michel menegaskan bahwa format ini tidak akan diulang untuk sisa musim. "Kami akan kembali ke format akhir pekan balapan biasa untuk dua putaran terakhir musim 2026, yang akan diadakan di Doha dan Yas Marina," tambahnya. Dua putaran terakhir di Qatar dan Abu Dhabi akan kembali ke format standar: satu Latihan Bebas, satu Kualifikasi, Sprint Race, dan Feature Race.
Dengan sirkuit jalanan Baku yang terkenal sempit dan menantang, format baru ini diprediksi akan meningkatkan intensitas persaingan. Para pembalap harus tampil maksimal di dua sesi kualifikasi dan dua balapan utama, sementara tim harus cermat dalam strategi dan manajemen ban. Baku City Circuit selalu menyajikan balapan yang mendebarkan, dan kini dengan tambahan sesi, sensasinya akan berlipat ganda.
Keputusan ini juga sejalan dengan upaya F2 untuk terus berinovasi dan memberikan hiburan maksimal bagi penggemar. Meski hanya sebagai ajang uji coba, format supersized ini bisa menjadi blueprint untuk masa depan, terutama di sirkuit-sirkuit yang memiliki jadwal padat. Namun, untuk sekarang, fokus utama adalah bagaimana para pembalap beradaptasi dengan format unik ini dan siapa yang mampu keluar sebagai pemenang ganda di Baku.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!