Komunikasi antara pembalap dan insinyur di ajang Formula 1 merupakan salah satu aspek paling krusial yang dijaga ketat oleh setiap tim. Hubungan eksklusif tersebut secara sukarela dilonggarkan oleh Alpine dalam sebuah eksperimen inovatif yang belum pernah terjadi sebelumnya di lintasan balap modern.
Insinyur komunikasi balap IT Alpine, Rob Gulliver, menegaskan bahwa sambungan radio antara pembalap dan insinyur adalah lini komunikasi paling sakral dalam tim. Komunikasi ini dinilai sebagai yang paling penting, paling terkontrol, serta diawasi secara ketat. Oleh karena itu, memberikan akses bebas kepada pihak luar untuk berbicara langsung dengan pembalap merupakan sebuah langkah besar yang penuh risiko.
Bagi penonton yang menyaksikan sesi latihan bebas pertama di Austin, momen latihan start setelah bendera finis berkibar mungkin tampak berjalan seperti biasa. Namun, instruksi penting yang diterima oleh Pierre Gasly justru meluncur dari suara seorang komentator televisi, David Croft, yang berhasil menyusup ke saluran radio tim.

Melalui kolaborasi antara tim dan penyiar, Croft memberikan instruksi prosedur latihan start secara langsung kepada sang pembalap, mulai dari perintah melakukan satu kali burnout hingga pemilihan mode mesin. Gasly bahkan sempat membalas instruksi tersebut dengan nada bercanda sebelum melanjutkan diskusi mengenai kondisi trek di Tikungan 1.
Meski harus membagi konsentrasi di tengah padatnya prosedur wajib FIA, Gasly mengakui bahwa pengalaman tersebut memberikan warna tersendiri dan dampak yang positif. Eksperimen singkat selama kurang dari satu putaran ini sukses membuka jendela baru bagi cara penikmat balap menyaksikan jalannya akhir pekan Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!