Ducati mulai memandang Pecco Bagnaia sebagai salah satu ancaman utama setelah Aprilia Racing mengumumkan perekrutan sang pembalap Italia untuk MotoGP 2027. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui Bagnaia akan menjadi “masalah” bagi pabrikan Borgo Panigale karena kecepatannya sudah sangat dikenal.
Aprilia mengumumkan sebelum MotoGP Belanda di Assen bahwa Bagnaia telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun mulai musim 2027. Kepindahan tersebut menutup bab panjang Bagnaia bersama Ducati, tempat ia menjalani seluruh karier MotoGP sejak bergabung dengan Pramac pada 2019 sebelum naik ke tim pabrikan pada 2021.
Bagnaia menjadi salah satu figur paling penting dalam sejarah modern Ducati. Ia meraih gelar dunia beruntun pada 2022 dan 2023, mencatat 31 kemenangan serta 63 podium bersama pabrikan Italia tersebut, sekaligus menjadi pembalap Ducati tersukses secara statistik di era MotoGP.

"Ini akan menarik karena hubungan personal yang kami bangun bersama Pecco selama delapan tahun. Tahun depan akan menarik melihatnya sebagai lawan," kata Tardozzi.
Meski demikian, Tardozzi menegaskan Ducati memahami betul risiko kompetitif yang akan muncul ketika Bagnaia berada di atas motor Aprilia. Kombinasi pengalaman, kecepatan, dan pemahaman teknis sang pembalap membuatnya berpotensi menjadi rival langsung Ducati dalam perebutan gelar.
"Kami tahu Pecco akan menjadi semacam 'masalah' bagi kami karena kami tahu dia adalah pembalap yang sangat, sangat cepat. Namun pada akhirnya, kami akan selalu menyimpannya di hati kami karena bukan hanya hasil yang ia berikan, tetapi juga karena ia adalah teman yang sangat baik," ujar Tardozzi.
Bagnaia akan menjadi rekan setim Marco Bezzecchi di Aprilia mulai 2027. Ia menggantikan Jorge Martin, yang menuju Yamaha setelah pabrikan Jepang tersebut mengonfirmasi perpisahan dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins pada akhir musim 2026.
Perpindahan Bagnaia juga berpotensi mengubah peta rivalitas MotoGP. Ducati kehilangan pembalap paling sukses dalam sejarahnya, sementara Aprilia mendapatkan figur juara dunia yang sudah terbukti mampu memimpin proyek pabrikan. Ujian pertama akan terlihat pada tes musim dingin 2027, ketika Ducati mulai mengukur seberapa besar ancaman baru dari mantan pembalap utamanya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!