Peta persaingan ajang Supersport World Championship (SSP) dipastikan bakal mengalami pergeseran besar menjelang musim 2027. Juara dunia dua kali asal Swiss, Dominique Aegerter, secara resmi telah meneken kontrak kerja sama dengan skuad PTR Triumph Racing. Langkah strategis ini menjadi pencapaian terbesar bagi pabrikan asal Inggris tersebut sepanjang keikutsertaan mereka di kelas menengah kejuaraan dunia balap motor produksi massal.
Berdasarkan catatan statistik historis kelas Supersport, dominasi puncak masih dipegang oleh Kenan Sofuoglu dengan koleksi lima gelar juara dunia dan 43 kemenangan. Sementara itu, Dominique Aegerter berada tepat di posisi kedua sebagai pembalap tersukses berbekal dua titel dan 27 kemenangan, meskipun ia hanya menghabiskan waktu tiga musim penuh di kategori ini. Dibandingkan para legenda masa lalu seperti Sebastien Charpentier atau Andrew Pitt, catatan impresif pembalap bernomor khas tersebut jauh lebih unggul dalam era format dua balapan per akhir pekan.
Kepindahan ini menandai babak baru bagi sang pembalap setelah melewati empat musim yang cukup menantang di berbagai kejuaraan. Periode tiga tahun bersama Yamaha di ajang WorldSBK diwarnai oleh berbagai kendala teknis motor R1 serta masalah cedera dan kesehatan yang menghambat performa optimalnya. Upaya adaptasi sekembalinya ke ajang Supersport bersama tim pabrikan Kawasaki pada musim ini juga tidak berjalan instan, di mana ia baru mampu mengamankan podium tunggalnya pada seri penutup di Jerez.

Di sisi lain, Simon Buckmaster selaku pemilik tim PTR Triumph menyambut antusias kehadiran pembalap bintang barunya tersebut. Bergabungnya salah satu rider paling elite di kelas menengah ini diyakini mampu mengakselerasi pengembangan motor terbaru mereka, Street Triple 798, untuk bertarung secara konsisten di barisan depan perebutan gelar juara dunia musim mendatang.
Menanggapi kepastian masa depannya di kancah balap internasional, Dominique Aegerter mengungkapkan rasa lega dan optimismenya menyongsong musim 2027. Saya merasa sangat gembira bisa mengamankan masa depan saya dan tetap aktif di balap level tertinggi, ujar Aegerter. Saya sudah lama mengenal Simon dari paddock, dan saya tidak sabar untuk segera mencoba motor Triumph dalam sesi pengujian perdana demi mempersiapkan kondisi fisik serta mental sebaik mungkin selama musim dingin.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!