Dick Johnson Racing (DJR) mengambil langkah strategis untuk menghadapi Enduro Cup dengan memanggil kembali seorang insinyur berpengalaman yang sebelumnya pernah menjadi bagian penting dari tim pada awal dekade 2010-an. Sosok tersebut adalah David Smith, yang musim lalu turut berperan dalam kesuksesan Erebus Motorsport meraih kemenangan di Bathurst 1000.
Smith kini bergabung kembali dengan DJR untuk membantu strategi balap pada dua putaran panjang, yaitu The Bend dan Bathurst. Kehadirannya memanfaatkan regulasi yang mengizinkan tim membawa personel performa tambahan ke sirkuit, sebuah celah yang cerdas untuk memperkuat lini teknis.
Co-owner DJR, Ryan Story, menjelaskan bahwa Smith bukan nama asing di tim. "Dia insinyur balap yang sangat berpengalaman," ujarnya. "Dia pernah menjadi race engineer di DJR pada 2012 dan bagian kunci dari gelar James Courtney pada 2010. Saat itu dia menangani data engineer. Pengalamannya sangat luas dan dia akan membantu insinyur balap dalam hal taktik dan strategi selama balapan panjang."

Story menegaskan bahwa Enduro Cup adalah soal eksekusi. "Semuanya tentang eksekusi," katanya. Tantangan tambahan musim ini termasuk kembalinya penggunaan rig bahan bakar, yang membutuhkan koordinasi dan perhitungan ulang dalam strategi pit stop.
Namun, Story juga mengakui dua kekhawatiran besar menjelang AirTouch 500 di The Bend yang berada di luar kendali tim. Masalah reliabilitas mesin dan komponen rem sempat menimpa beberapa mobil Ford saat putaran Queensland Raceway yang mengakhiri Sprint Cup. Dua Ford mengalami masalah mesin di Ipswich: Matt Payne dari Grove Racing terkena masalah rantai camshaft, dan Rylan Gray dari DJR mengalami masalah aktuator camshaft.
"Ini sesuatu yang pernah kami lihat sebelumnya, tapi sifat kegagalan aktuatornya berbeda," jelas Story. "Ini sepenuhnya di luar kendali kami." Meskipun program mesin Ford ditangani Triple Eight, urusan rem menjadi tanggung jawab Supercars. Setelah menganggap kegagalan di Ipswich sebagai masalah batch, kategori tersebut mengatur agar pemasok Ferodo menerbangkan pengganti dari Inggris, dengan sesi khusus untuk bedding rem pada Jumat.
"Ada upaya signifikan untuk mengendalikan masalah ini," ujar Story. "Yang terpenting adalah memastikan semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk tampil baik. Supercars telah bekerja keras untuk mengatasi ini dan mereka membuat kemajuan yang baik. Ini hal lain yang tidak ingin Anda pikirkan atau habiskan energi di tengah persiapan balapan."
Sebagai tambahan, DJR mengonfirmasi akan memasang logo OTR di kap mesin mobil Shell V-Power Mustang mereka di The Bend, seperti yang mereka lakukan saat meraih kemenangan tahun lalu. Tim juga mempertahankan co-driver Todd Hazlwood dan Tony D'Alberto; Hazlwood kembali berpasangan dengan Brodie Kostecki, sementara D'Alberto tahun ini mendampingi rookie Rylan Gray.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!