SPONSORED

Di Giannantonio: Jangan Coret Aprilia di Aragon, Bezzecchi dan Martin Cepat

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Di Giannantonio: Jangan Coret Aprilia di Aragon, Bezzecchi dan Martin Cepat
TO NEWS OVERVIEW
Di Giannantonio: Jangan Coret Aprilia di Aragon, Bezzecchi dan Martin Cepat

Fabio Di Giannantonio mengirimkan pesan jelas kepada Ducati dan para rivalnya jelang GP Aragon: jangan sekali-kali mengesampingkan ancaman dari Aprilia. Pembalap VR46 itu menilai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin berada dalam performa terbaik dan siap merebut podium di sirkuit yang sebelumnya dianggap benteng Ducati.

Di Giannantonio sendiri memulai akhir pekan dengan cukup solid. Ia menempati posisi keempat dalam sesi latihan bebas gabungan, hanya terpaut sepersekian detik dari pemuncak waktu. Namun, perjalanannya di hari Jumat tidak semulus yang terlihat. Diggia—sapaan akrabnya—mengaku sempat kesulitan menemukan ritme dan bahkan mengalami kecelakaan ringan di sesi pagi, yang membuatnya kehilangan kepercayaan diri sesaat.

“Hari ini lebih berat dari perkiraan. Begitu masuk lintasan, feeling-nya tidak enak sama sekali dan saya jatuh. Dengan motor kedua pun butuh waktu untuk kembali menemukan sensasi lama,” ungkapnya kepada Sky Sport MotoGP. Namun, ia berhasil bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya. “Akhirnya hasilnya positif karena kami kembali ke paket yang sama seperti di Silverstone: motor bekerja sangat baik dan feeling langsung kembali.”

Alex Marquez Wary: Marc Always Keeps Two Tenths in Reserve
Read AlsoAlex Marquez Wary: Marc Always Keeps Two Tenths in Reserve

Di Giannantonio kemudian membeberkan pandangannya soal peta kekuatan di Aragon. Ia mengakui bahwa Bezzecchi tampil luar biasa, terutama dengan ban medium yang membuatnya sangat cepat. “Bezzecchi jelas punya hari yang hebat. Dengan ban medium dia melaju sangat kencang dan menutup lap dengan sempurna. Martin juga akan berada di sana, dia cepat dan timnya bekerja dengan baik.”

ADVERTISEMENT

Meski begitu, ia tetap mewaspadai duo Marquez yang diprediksi akan kembali memimpin persaingan. “Saya memang berharap dua bersaudara Marquez berada di puncak, jadi sejauh ini semuanya berjalan normal. Tapi saya tidak akan mencoret Aprilia, sama sekali tidak,” tegasnya. Pernyataan ini menarik karena Aragon selama ini dianggap sebagai sirkuit favorit Ducati, namun kehadiran RS-GP yang semakin kompetitif membuat persaingan diprediksi lebih ketat.

Dari sisi teknis, performa Aprilia di trek dengan karakter tikungan panjang seperti Aragon memang kerap menonjol. Dengan Bezzecchi yang semakin nyaman di atas motor Italia itu, serta pengalaman Martin yang tidak perlu diragukan, potensi kejutan sangat terbuka. Bagi Ducati, ini menjadi peringatan dini bahwa dominasi mereka tidak lagi mutlak, terutama jika para pembalapnya lengah.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU