Pedro Acosta mengubah kemarahan menjadi podium. Setelah Jumat dan Sabtu yang penuh frustrasi di Misano, pembalap muda Spanyol itu bangkit dan finis ketiga di Grand Prix San Marino, Minggu (8/9/2025).
Kekecewaan yang Terlihat Kamera
Sepanjang sprint race, Acosta kesulitan menghentikan motornya. Ia hanya finis keenam, kehilangan lebih dari setengah detik per lap dari Marc Marquez yang menang. Masalah pengereman itu di luar dugaan, dan kemarahannya terekam jelas oleh kamera TV.
“Saya biasanya tidak mudah marah, tapi Sabtu saya marah karena kami tidak mengerti apa yang terjadi,” ujar Acosta. “Ada banyak keraguan di grid apakah saya bisa finis podium.”

Perubahan Total dalam Semalam
Namun, balapan Minggu berjalan berbeda. Start dari posisi kesembilan, Acosta melesat ke depan dan berada di posisi keempat di belakang Alex Marquez. Setelah Jorge Martin terjatuh dari posisi pertama ke kelima, Acosta bahkan sempat menjadi penantang kemenangan, mendekati duo Marquez dalam jarak satu detik.
Meski akhirnya ia mundur dari pertarungan setelah terkunci di Tikungan 7, ia bertahan nyaman di posisi ketiga. Podium kelimanya musim ini.
“Saya senang karena sepertinya kami meningkatkan motor dari kemarin,” kata Acosta. “Kami mengubah motor secara total. Kami cukup tersesat sepanjang akhir pekan, dan itu aneh karena biasanya saya cepat di sini. Tim melakukan pekerjaan bagus tadi malam.”
Kembali ke Setelan Jumat
Acosta enggan merinci solusi teknisnya, tetapi ia menyebut KTM kembali ke setelan yang ia gunakan di latihan bebas Jumat. “Kami kembali ke setelan motor hari Jumat, dan sepertinya berhasil. Saya bisa mengerem keras dan menyerang, meski kami masih kurang performa saat akselerasi.”
Dengan masalah mesin yang sudah diatasi, KTM kini bisa fokus pada performa. Acosta menegaskan pabrikan asal Mattighofen itu bekerja “sangat keras” dan terbuka pada “ide-ide baru” untuk meningkatkan RC16 di tahun terakhir era 1000cc MotoGP.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!