Franco Colapinto mengaku kecewa berat setelah kecelakaan di Tikungan 5 menghancurkan peluangnya meraih podium pada GP Italia di Monza. Pembalap Alpine itu tampil impresif sepanjang akhir pekan, bahkan sempat menyalip Max Verstappen untuk naik ke posisi ketiga sebelum kehilangan kendali.
Start dari posisi ketujuh, Colapinto menunjukkan performa menjanjikan dan berhasil naik ke posisi keempat sebelum bendera merah dikibarkan akibat kecelakaan Charles Leclerc. Saat restart, ia dengan berani melewati Verstappen untuk merebut posisi ketiga, tetapi keberuntungan tidak berpihak padanya.
Di tikungan 5, mobilnya kehilangan traksi dan meluncur ke gravel. Meski bisa melanjutkan balapan, ia kembali ke trek di posisi 16 dan akhirnya finis kesembilan, hanya meraih dua poin. Rekan setimnya, Pierre Gasly, yang start dari pole, hanya mampu finis di posisi ketujuh.

Colapinto, yang berusia 23 tahun, tak kuasa menahan kesedihan dalam wawancara usai balapan. “Ini bisa menjadi balapan yang hebat, dan saya membuat kesalahan besar. Saya menyia-nyiakan kesempatan yang sangat penting bagi tim dan diri saya sendiri,” ujarnya kepada ESPN Argentina. “Saya sedikit sedih, tapi saya harus belajar dari ini dan terus berjuang.”
Pembalap asal Argentina itu juga mengaku frustrasi karena merasa telah melakukan banyak hal dengan baik sebelum insiden tersebut. “Saya kehilangan mobil sepenuhnya di Tikungan 5 dan 6. Saya melakukan beberapa hal bagus, bertarung di posisi tiga besar bersama tim-tim papan atas. Anda merasa sangat kuat, dan sesuatu seperti ini menghancurkan semuanya,” tambahnya.
Colapinto mengaku belum sepenuhnya memahami penyebab kecelakaan itu. “Saya tidak tahu persis apa yang terjadi. Saya pikir mobilnya sangat agresif, dan saya melaju terlalu kencang di atas kerb, itu tidak membantu,” jelasnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa menyalip Verstappen adalah momen yang menyenangkan. “Saat di dalam mobil, Anda tidak merasakan perbedaannya. Keren bisa bertarung dengan mobil-mobil terbaik, kami tidak percaya. Itulah mengapa melewatkan peluang seperti ini sangat buruk.”



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!