SPONSORED

Christian Horner Tetapkan Syarat untuk Kembali ke Formula 1

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
Christian Horner Tetapkan Syarat untuk Kembali ke Formula 1 TO NEWS OVERVIEW
© Getty Images 2026

Christian Horner menegaskan hanya akan kembali ke Formula 1 jika mendapat posisi yang memberinya peluang nyata untuk membuat perubahan besar dan mengejar kemenangan.

Horner meninggalkan Red Bull satu tahun lalu setelah lebih dari 20 tahun menjabat sebagai team principal. Kepergiannya terjadi secara mendadak hanya beberapa hari setelah British Grand Prix 2025, sebelum ia menjalani masa gardening leave yang membuatnya tidak bisa langsung bergabung dengan tim lain.

Sejak keluar dari Red Bull, Horner beberapa kali dikaitkan dengan berbagai posisi di Formula 1. Alpine, Aston Martin, dan Ferrari termasuk di antara tim yang disebut dalam spekulasi mengenai masa depannya, meski Horner menegaskan hingga belum lama ini ia belum bebas mengambil langkah baru karena batasan kontraktual.

Christian Horner Sets Condition for Formula 1 Return
Read AlsoChristian Horner Sets Condition for Formula 1 Return

“Every week there’s somebody speculating that I’m going somewhere,” kata Horner kepada The Times.

ADVERTISEMENT

“It’s flattering that people still talk about you. It’s inevitable that conversations happen, but until very recently, I’ve not been able to do anything [on gardening leave]. I’m now technically a free agent — which was always important to me when I left Red Bull, not to be locked down for too long a period.”

Status bebas tersebut membuka kembali kemungkinan Horner masuk ke struktur tim F1, baik melalui skuad yang sudah ada maupun proyek baru. Ia juga dikaitkan dengan kemungkinan peran penting di calon tim ke-12, dengan pabrikan China BYD dilaporkan telah menggelar pembicaraan dengan F1 terkait potensi masuk ke grid.

Namun, Horner menegaskan bahwa ia tidak tertarik kembali hanya untuk mengisi posisi biasa dalam organisasi besar. Setelah membangun era panjang bersama Red Bull, ia menginginkan peran yang lebih luas daripada tugas team principal tradisional jika kembali ke paddock.

ADVERTISEMENT

“I have no interest in just being a number in a machine,” ujar Horner.

“I’ve more than demonstrated what I’m capable of doing, and if I go back, it would only be in a position where you were empowered to make a change, to drive difference, to win. I know that I would become very frustrated very quickly doing anything else. If you can’t do it to win, why bother?”

Pernyataan Horner membuat arah masa depannya tetap terbuka, tetapi dengan batas yang jelas. Setiap peluang kembali ke Formula 1 kini akan bergantung pada apakah proyek tersebut memberinya kewenangan strategis untuk membentuk tim dan menargetkan kemenangan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU