SPONSORED

Chase Carey Tegaskan MotoGP Tidak Bisa Salin Mentah-Mentah Sukses F1 Drive to Survive

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Chase Carey Tegaskan MotoGP Tidak Bisa Salin Mentah-Mentah Sukses F1 Drive to Survive
TO NEWS OVERVIEW
Chase Carey Tegaskan MotoGP Tidak Bisa Salin Mentah-Mentah Sukses F1 Drive to Survive

Direktur Liberty Media, Chase Carey, dengan tegas menyatakan bahwa kejuaraan dunia balap motor roda dua tidak bisa sekadar meniru kesuksesan serial dokumenter Netflix milik Formula 1. Pendekatan seragam atau metode cetak biru tidak akan efektif untuk mendongkrak popularitas kejuaraan roda dua ini di kancah global. Liberty Media sendiri baru saja menyelesaikan akuisisi 84 persen saham Dorna Sports pada Juli 2025 lalu, yang kini bertransformasi menjadi MotoGP Sports Entertainment Group dengan misi besar memperluas basis penggemar, khususnya di pasar Amerika Serikat.

Berbicara dalam konferensi eksklusif Autosport Business Exchange di New York bersama Liz Claman, Carey menyoroti bahwa balapan motor memiliki DNA dan karakteristik yang sangat berbeda dari balapan mobil open-wheel. Meskipun terdapat beberapa elemen manajerial tim yang mirip dengan ajang Formula 1 sebagai sesama waralaba olahraga global, dinamika di atas lintasan roda dua memiliki tingkat ekstremitas yang jauh berbeda dan tidak boleh disamakan begitu saja dalam strategi pemasaran.

"Tentu saja ada elemen dari apa yang perlu dilakukan tim di MotoGP yang akan memiliki kesamaan dengan Formula 1. Jelas, ini adalah waralaba global," ujar Carey dalam konferensi tersebut, menekankan perlunya strategi yang disesuaikan secara khusus bagi para pembalap dan pabrikan yang mendominasi grid saat ini.

MotoGP 2026: Marc Marquez Silent on Qatar Amid Paddock Anxiety
Read AlsoMotoGP 2026: Marc Marquez Silent on Qatar Amid Paddock Anxiety

Serial dokumenter Drive to Survive sebelumnya telah diakui secara luas sebagai katalisator utama yang berhasil memperkenalkan dunia jet darat kepada audiens baru di seluruh dunia, terutama didorong oleh momentum lockdown pandemi COVID-19. Namun, Carey mengingatkan bahwa adopsi budaya digital selama 24 jam penuh dalam seminggu menuntut pendekatan yang lebih organik dan relevan dengan kepribadian unik masing-masing bintang lintasan, ketimbang sekadar menduplikasi format tayangan layar kaca yang sama persis.

ADVERTISEMENT

"Dalam beberapa hal, MotoGP bahkan jauh lebih gila. Ketika Anda melihat orang-orang ini, mereka tampak seperti sedang berbaring di atas aspal saat mengendarai sepeda motor tersebut. Tetapi ini adalah olahraga yang juga memiliki karakteristik uniknya sendiri. Dan saya pikir Anda tidak bisa begitu saja melakukan pendekatan cetak biru," imbuh Carey menguraikan tantangan bisnis yang sedang dikembangkan oleh tim manajemen baru.

Saat ini, tantangan terbesar bagi promotor adalah menyeimbangkan dominasi geografis pembalap, mengingat sebagian besar rider papan atas pada musim 2026 didominasi oleh talenta asal Spanyol dan Italia. Perluasan penetrasi pasar ke Amerika Serikat tetap menjadi agenda prioritas, ditopang oleh pertumbuhan impresif platform digital seperti YouTube. Dilansir dari Autosport, manajemen saat ini masih berada di tahap awal untuk merumuskan strategi matang guna mengangkat popularitas kejuaraan tanpa harus kehilangan identitas asli dari adrenalin balap motor.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU