Charles Leclerc mengakui bahwa sesi diskusi internal bersama tim Scuderia Ferrari sangat krusial untuk menjernihkan suasana setelah insiden ketegangan di lintasan bersama rekan setimnya, Lewis Hamilton, pada balapan sebelumnya di Meksiko. Hubungan kedua pembalap sempat memanas menyusul duel ketat di tikungan awal Autodromo Hermanos Rodriguez, di mana Ferrari gagal memaksimalkan potensi kecepatan optimal mereka meskipun mengamankan posisi finis kedua dan keempat secara keseluruhan.
Pada putaran pembuka GP Meksiko, Leclerc yang memulai balapan dari posisi keempat langsung melesat ke posisi kedua dan berusaha keras mendahului rekan setimnya. Kedua pembalap sempat berdampingan hingga Tikungan 4 sebelum akhirnya sama-sama melebar. Insiden tersebut memicu frustrasi bagi Hamilton yang meluapkan kekesalannya melalui radi tim sepanjang balapan, bahkan mempertanyakan mentalitas Leclerc serta merujuk pada insiden masa lalu mereka di Monza pada bulan September lalu.
Situasi pelik ini mendorong skuad Maranello untuk segera menggelar pembicaraan tertutup sebelum rangkaian akhir pekan Grand Prix Brasil di Sirkuit Interlagos dimulai. Leclerc sendiri sempat absen pada hari media akibat harus kembali ke Monako menyambut kelahiran anak pertamanya, yang membuat penyelesaian masalah internal tersebut sedikit tertunda dari jadwal idealnya di tengah pekan yang sangat padat emosi positif.

Dalam sesi jumpa pers hari Jumat di Interlagos, pembalap asal Monako tersebut menegaskan bahwa diskusi bersama tim dan rekan setimnya berjalan sangat positif serta mampu meredakan segala ketegangan yang tersisa. "Sangat baik bisa berdiskusi bersama-sama," ujar Leclerc saat membahas pertemuan penting tersebut. "Tentu saja, bagi saya ini adalah pekan yang luar biasa karena saya resmi menjadi seorang ayah untuk pertama kalinya, sehingga kami tidak langsung memiliki waktu untuk berbicara."
Ia menambahkan bahwa kejelasan komunikasi sangat dibutuhkan untuk memastikan kedua pembalap bisa kembali fokus penuh menatap sisa musim. "Saya rasa membicarakan segala uneg-uneg atau frustrasi yang tersisa sangatlah diperlukan. Sekarang saya merasa semuanya sudah benar-benar selesai, dan saya pikir kita tidak perlu lagi membahasnya terlalu banyak ke depannya," lanjut pemegang nomor mobil 16 tersebut.
Meski atmosfer di garasi Ferrari kini diklaim telah kembali kondusif, tantangan besar langsung menanti di atas lintasan menyusul hasil sesi latihan bebas yang kurang memuaskan. Duet pembalap pabrikan asal Italia itu hanya mampu menempati posisi keenam dan ketujuh secara berurutan, mengindikasikan perlunya perombakan besar pada setelan mobil SF-26 menjelang sesi kualifikasi penting akhir pekan ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!