Flavio Briatore, penasihat eksekutif tim Formula 1 Alpine, melontarkan tuduhan serius terhadap McLaren terkait keputusan Pengadilan Banding Internasional (ICA) yang mencabut kembali podium Pierre Gasly di Grand Prix Monako. Dalam konferensi pers jelang Grand Prix Italia, Jumat, Briatore mempertanyakan independensi salah satu hakim ICA, Filippo Marchino, yang menurutnya memiliki kedekatan dengan McLaren.
Briatore, yang dikenal blak-blakan, membawa selembar kertas berisi bukti dan menuding Marchino bertindak seperti jaksa selama sidang banding yang digelar Agustus. Tuduhan ini muncul setelah Gasly, yang sempat naik ke posisi podium Monako setelah banding Alpine, kembali diturunkan ke posisi ketujuh setelah banding lanjutan dari Red Bull dan McLaren. Alhasil, Isack Hadjar dari Red Bull naik ke posisi ketiga.
Kedekatan Hakim dengan McLaren
"Dari empat hakim, satu di antaranya bertingkah seperti jaksa," ujar Briatore. "Masalahnya, dia sangat dekat dengan McLaren. Kami punya foto dia di acara McLaren Special Operations di Beverly Hills pada 2018. Dia punya yayasan bernama One Drop Foundation, dan McLaren memberikan dua atau tiga mobil. Saya pikir ini tidak adil jika salah satu hakim terkait dengan tim yang memprotes kami."

Marchino, yang tidak hadir untuk menanggapi tuduhan ini, dikenal sebagai pengacara pengadilan berpengalaman di Amerika Serikat dan baru bergabung dengan daftar hakim FIA pada Desember 2023. Briatore menambahkan bahwa Marchino bersikap "sangat tidak sopan" selama persidangan dan bertindak sebagai penuntut, yang menurutnya tidak seharusnya terjadi pada seorang hakim yang independen.
Menanggapi hal ini, prinsipal McLaren, Andrea Stella, yang juga hadir dalam konferensi pers, membalas dengan tegas. "Saya merasa konferensi ini mulai menghina McLaren, tim yang pantas dihormati. Jika ada yang membuat tuduhan serius seperti ini, mereka harus bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan di forum publik. Sidang ICA telah dilakukan dengan standar tertinggi, dan kami tidak boleh mempertanyakan hal ini," ujar Stella.
Briatore sendiri mengaku heran mengapa Marchino bisa duduk sebagai hakim jika memiliki hubungan dengan McLaren. "Saya sangat terkejut orang ini punya hubungan dengan McLaren," katanya. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari FIA atau Marchino mengenai tuduhan tersebut. Pertikaian ini tentu akan menjadi sorotan menjelang Grand Prix Italia, dan bisa berdampak pada hubungan antar tim di paddock.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!