SPONSORED

Bisakah Brown Akhiri Paceklik 12 Bulan di QR?

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bisakah Brown Akhiri Paceklik 12 Bulan di QR? TO NEWS OVERVIEW
Will Brown celebrates victory at Ipswich in 2025. Image: Supplied

Kabar mengejutkan datang dari kubu Triple Eight akhir pekan lalu. Tim menemukan bahwa mobil yang digunakan Will Brown selama ini memakai restriktor udara yang lebih kecil satu milimeter dari spesifikasi regulasi. Temuan ini sontak menjadi perbincangan hangat di paddock Supercars dan memicu pertanyaan besar: apakah ini biang keladi performa Brown yang belum konsisten?

Menariknya, momen penemuan ini terjadi tepat sebelum balapan di Ipswich, sirkuit yang menjadi saksi kemenangan terakhir Brown di ajang Supercars setahun lalu. Saat itu, ia tampil perkasa bersama mobil Camaro milik Triple Eight. Namun sepanjang musim 2025, performanya kerap dibayangi rekan setim, Broc Feeney, terutama dalam sesi kualifikasi.

Brown sendiri mengaku telah mengubah gaya hidupnya secara signifikan selama jeda musim demi meningkatkan performa. Ia pun bereaksi kaget saat mengetahui masalah restriktor tersebut. Dalam podcast pribadinya, Lucky Dogs Podcast, ia mengklaim bahwa masalah ini telah merugikannya sekitar 1,5 persepuluh detik per lap sepanjang musim. "Saya tidak mengatakan ini semua masalah kami. Saya hanya ingin berada di posisi yang adil dengan yang lain," ujarnya.

Hi-Tec Oils Super Series Set for Shock Rebirth After AASA Exit
Read AlsoHi-Tec Oils Super Series Set for Shock Rebirth After AASA Exit

Meski begitu, Brown menegaskan bahwa selisih waktu itu bukan satu-satunya alasan di balik hasil-hasilnya yang kurang memuaskan. "Satu setengah persepuluh mengubah banyak hal musim ini dan membuat kami terlihat jauh lebih baik, itu pasti. Kami akan ke Ipswich dan mencoba memberikan yang terbaik. Kami ingin memenangkan balapan. Bukan berarti kami pasti menang, tapi sekarang kami punya peluang," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Saat ini, Brown berada di posisi ketujuh klasemen dengan dua podium dan satu pole position. Temuan restriktor ini tentu menjadi angin segar sekaligus tekanan baru. Bos tim, Jamie Whincup, mengungkapkan bahwa investigasi masalah ini telah menyedot banyak sumber daya tim. "Olahraga ini penuh emosi dan hal-hal seperti ini berdampak lebih besar dari sekadar 1,5 persepuluh per lap," katanya.

Namun, sorotan besar yang menyertai saga ini justru bisa menjadi bumerang. Mantan pembalap dan komentator Supercars, James Courtney, mengingatkan bahwa jika Brown tidak langsung tampil moncer di Ipswich, tekanannya akan semakin berat. "Saya pikir dia akan lebih cepat, itu membantu, tapi saya tidak yakin ini solusi instan untuk membawanya ke barisan terdepan. Tergantung bagaimana sesi pertama berjalan, ini bisa memberi kepercayaan diri atau justru menghancurkannya," ujar Courtney.

Pertanyaannya sekarang, akankah Brown mampu memanfaatkan momen ini dan memutus puasa kemenangannya di Queensland Raceway akhir pekan ini? Jawabannya akan menjadi cerita menarik untuk disaksikan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU