SPONSORED

Bastianini Buka Suara: Ketertarikan Aprilia Sudah Ada Sejak 2020

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bastianini Buka Suara: Ketertarikan Aprilia Sudah Ada Sejak 2020
TO NEWS OVERVIEW
Bastianini: “My mind was clear” © Gold and Goose

Enea Bastianini akhirnya buka suara soal kepindahannya ke tim satelit Aprilia, Trackhouse, untuk musim 2027. Pembalap asal Italia itu mengungkapkan bahwa ketertarikan Aprilia sebenarnya sudah dimulai sejak musim debutnya di MotoGP pada 2020.

Saat itu, Aprilia masih berada di dasar klasemen konstruktor, jauh dari statusnya sekarang sebagai salah satu pabrikan terdepan. Bastianini memilih bergabung dengan Avintia, yang kemudian menjadi batu loncatan kariernya di keluarga Ducati. Dari sana, ia naik ke tim pabrikan Ducati pada 2023-2024, meraih tujuh kemenangan, namun gagal merebut gelar juara dunia.

Kegagalan itu membuat kursinya di tim pabrikan ducati diambil alih oleh Marc Marquez pada 2025. Bastianini pun kembali masuk radar Aprilia, tetapi saat itu ia memilih bergabung dengan KTM melalui tim Tech3. Namun, keputusan itu tidak membuatnya melupakan Aprilia.

Bastianini Opens Up: Aprilia Interest Dates Back to 2020
Read AlsoBastianini Opens Up: Aprilia Interest Dates Back to 2020

“Sejujurnya, kami sudah banyak bicara di masa lalu. Bahkan saat saya naik dari Moto2 ke MotoGP,” kata Bastianini di Aragon, Kamis. “Tapi tahun ini kami lebih sering berdiskusi, mulai dari balapan pertama. Kami menunggu lama untuk pengumuman ini, tapi pikiran saya sudah bulat.”

ADVERTISEMENT

Keputusan pindah ke Aprilia bukan tanpa pertimbangan. Bastianini, yang saat ini menempati posisi ke-12 klasemen, mengaku kurangnya perkembangan performa KTM sejak 2025 menjadi faktor utama. “Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Tech3 dan semua orang di dalam garasi. Ketika Anda harus berubah, itu selalu rumit,” ujarnya. “Saya sudah memikirkan masa depan saya sejak awal tahun, dari balapan pertama, karena saya melihat banyak potensi pada motor Aprilia dan saya pikir itu bisa menjadi masa depan saya.”

Bastianini juga menegaskan bahwa kepindahannya bukan keputusan dadakan. “Akhirnya, pada hari Senin kami mengumumkan dengan Trackhouse dan saya sangat antusias dengan itu. Tahun depan akan ada motor yang berbeda, ban yang berbeda, dan banyak yang akan berubah. Tapi saya pikir saya bisa kompetitif,” katanya.

Ia pun blak-blakan soal performa motor KTM yang dinilainya stagnan. “Saya harus jujur; kami tidak menemukan banyak peningkatan kecepatan dari tahun lalu hingga sekarang. Kadang dengan crew chief dan teknisi KTM kami menemukannya, tapi tidak di semua situasi. Untuk itulah saya membuat keputusan untuk berubah demi masa depan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU