SPONSORED

Antonelli Menang di Monza, Italia Kembali Berjaya Setelah 60 Tahun

Notifikasi
0
Antonelli Menang di Monza, Italia Kembali Berjaya Setelah 60 Tahun
TO NEWS OVERVIEW
Antonelli Menang di Monza, Italia Kembali Berjaya Setelah 60 Tahun

Andrea Kimi Antonelli menciptakan malam ajaib di Monza. Start dari posisi ke-19, pebalap Mercedes itu melesat bak roket dan finis terdepan di GP Italia 2026. Kemenangan ini bukan sekadar angka—ia mengukir sejarah sebagai pebalap Italia pertama yang menang di sirkuit legendaris itu dalam 60 tahun terakhir. Bagi Andrea Kimi Antonelli, ini adalah bukti nyata bahwa bintang muda berbakat bisa bersinar di panggung terbesar.

Namun, kemenangan ini tidak datang tanpa drama. Tikungan pertama menjadi medan pertarungan sengit. Charles Leclerc, yang start di depan, justru terlibat insiden dengan rekan setimnya sendiri dan harus rela meluncur ke gravel. Ferrari kembali kehilangan mimpi di kandang sendiri. Sementara itu, Lewis Hamilton juga tak luput dari kekacauan, merasa dirugikan di tikungan pertama dan harus puas melihat Antonelli melaju jauh di depan.

Mercedes di Puncak, Ferrari Terpuruk

Setelah balapan, George Russell, rekan setim Antonelli, angkat bicara. Ia mengakui bahwa peluangnya untuk mengejar gelar juara dunia kini tertutup. "Tidak mungkin lagi," ujarnya dengan nada pasrah. Pernyataan ini menegaskan dominasi Antonelli di klasemen, yang kini makin kokoh di puncak. Kemenangan di Monza bukan hanya soal kebanggaan, tetapi juga langkah strategis dalam perburuan gelar.

Wolff Knew Antonelli Would 'Walk on Water' at Monza
Read AlsoWolff Knew Antonelli Would 'Walk on Water' at Monza

Di sisi Ferrari, suasana tentu berbeda. Charles Leclerc mengakui bahwa tensi dengan rekan setimnya memengaruhi performanya di awal balapan. Ia tampak menyesali insiden yang membuatnya tersingkir. Frederic Vasseur, bos tim, mencoba menenangkan dengan menyebut masih terlalu dini untuk memberi team order. Namun, ia menaruh harapan pada seri berikutnya di Madrid, yang diyakini cocok dengan karakter Ferrari.

ADVERTISEMENT

Catatan Lain dari Pekan yang Padat

Di luar duel Antonelli-Ferrari, ada sejumlah berita menarik. Pierre Gasly harus mengikhlaskan podiumnya di GP Monaco setelah terkena penalti. Formula 1 juga mengumumkan akan menggelar acara peluncuran tim super pada 2027 di Milan, sebuah langkah yang menambah semarak kalender. Audi resmi mengajukan banding atas keputusan steward yang tidak menghukum Yuki Tsunoda, berharap bisa mendapatkan satu poin tambahan.

Kabar baik datang dari WEC, di mana Ferrari berhasil menang di 6 Hours of Austin, meski sedikit beruntung. Kemenangan ini menjadi penyeimbang atas kekecewaan di F1. Antonelli sendiri menutup akhir pekan dengan merayakan bersama para tifosi Ferrari yang tetap menghormati pencapaiannya. Ini adalah kemenangan yang terasa manis, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk Italia yang telah lama menantikan momen ini. Pekan balap yang penuh emosi, dan Mercedes kini punya alasan untuk tersenyum lebar.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU