SPONSORED

Alex Marquez Siap Kembali Balapan di Brno

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Alex Marquez Siap Kembali Balapan di Brno TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

MotoGP, Sportrik Media - Alex Marquez siap kembali mengendarai motor MotoGP pada Grand Prix Ceko 2026 di Brno setelah dinyatakan layak mengikuti FP1. Pembalap Gresini Racing tersebut belum tampil sejak mengalami kecelakaan di Catalunya satu bulan lalu, sementara kondisi fisiknya akan kembali diperiksa setelah sesi Jumat pagi sebelum ia memutuskan apakah dapat melanjutkan seluruh akhir pekan.

© Red Bull Content Pool

Marquez mengalami patah tulang selangka kanan dan cedera pada vertebra C7 setelah menyentuh bagian belakang motor Pedro Acosta dalam balapan Catalunya. Motor KTM milik Acosta kehilangan kecepatan akibat masalah teknis ketika berada di depan, membuat Marquez tidak memiliki cukup waktu dan ruang untuk menghindari kontak. Ia kemudian menjalani operasi untuk menstabilkan tulang selangka yang mengalami beberapa bagian patah.

“Saya juga ingin memahami kondisi saya setelah FP1. Bagi saya, sangat penting dari sisi mental untuk berada di sini, kembali menjadi bagian dari dunia ini, bersama tim dan berada di paddock,” kata Marquez.

Marc Marquez Feels Stronger After Injuries
Read AlsoMarc Marquez Feels Stronger After Injuries

“Sekarang saya harus melihat kondisi saya dari satu sesi ke sesi berikutnya serta menentukan keuntungan dan risiko apabila melanjutkan seluruh akhir pekan.”

ADVERTISEMENT

Evaluasi setelah FP1 menjadi langkah penting karena hasil pemeriksaan medis sebelum balapan belum sepenuhnya menggambarkan beban yang akan diterima tubuh di atas motor. Brno memiliki tikungan cepat, perubahan elevasi, serta beberapa zona pengereman yang menuntut kekuatan besar pada bahu, leher, dan lengan. Gaya tersebut dapat memperlihatkan keterbatasan yang tidak muncul selama rehabilitasi atau latihan fisik biasa.

Selain menjalani pemulihan fisik, Marquez juga membangun kembali kesiapan mentalnya dengan menghadapi langsung rekaman kecelakaan. Ia memilih melihat ulang insiden tersebut ketika masih berada di rumah sakit agar dapat memahami penyebabnya, mengingat kembali urutan kejadian, dan menerima bahwa masalah teknis dapat muncul tanpa peringatan dalam balapan.

“Pada hari Minggu di rumah sakit, saya mengatakan bahwa saya ingin melihat kecelakaannya. Setelah itu saya mulai mengingat semuanya, menerimanya, dan mengatakan bahwa ini bagian dari pekerjaan serta dunia balap,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Marquez menilai tidak ada pembalap yang dapat sepenuhnya mengantisipasi kehilangan tenaga mendadak pada motor di depan. Menurutnya, masalah pada komponen mekanis maupun sistem elektrik tetap dapat terjadi kapan saja, meskipun motor MotoGP dikembangkan dengan standar pengujian dan reliabilitas yang tinggi. Menerima faktor tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya kembali ke lintasan.

“Motor dapat mengalami masalah mekanis atau elektrik kapan saja. Itu sesuatu yang sering kami lupakan. Ini bagian dari balapan, dan apabila Anda menerimanya serta melanjutkan, saya pikir itu lebih baik,” kata Marquez.

Pembalap Spanyol tersebut masih mengingat seluruh rangkaian kecelakaan. Setelah menyentuh motor Acosta, bagian depan Ducati miliknya telah mengalami kerusakan dan setang tidak lagi berada dalam posisi normal. Kondisi itu membatasi kemampuannya mengarahkan motor ketika keluar dari lintasan, sebelum permukaan area run-off membuat motornya terangkat.

ADVERTISEMENT

Marquez berharap bagian tersebut dapat diperhalus untuk mengurangi risiko serupa di masa depan. Namun, ia tidak menyalahkan Acosta maupun tim Red Bull KTM Factory Racing, karena motor yang melambat akibat gangguan teknis dan kerusakan pada Ducati setelah kontak membuat kecelakaan sulit dihindari.

“Saya mengingat semuanya. Ketika menyentuh Pedro, saya bergerak ke kanan karena fork depan sudah rusak dan posisi setang berubah, sehingga saya tidak mampu memberikan tenaga untuk mengarahkan motor ke sisi tersebut,” jelasnya.

“Kemudian motor seperti melompat. Saya cukup beruntung. Bagian itu tidak boleh tetap seperti itu pada masa depan, tetapi motor saya juga sudah mengalami kerusakan besar. Saya pikir kecelakaan itu tidak dapat dihindari oleh siapa pun.”

ADVERTISEMENT

Dalam proses pemulihan, tim medis lebih memusatkan perhatian pada cedera tulang selangka dibandingkan fraktur kecil pada vertebra. Marquez menjelaskan cedera C7 tidak dianggap sebagai persoalan utama oleh dokter, sedangkan tulang selangkanya patah menjadi empat bagian dan membutuhkan prosedur operasi yang lebih rumit.

Ia juga sempat mengalami pusing pada pekan pertama akibat benturan di bagian kepala. Kondisinya kemudian membaik secara bertahap hingga memperoleh izin untuk melakukan perjalanan ke Brno dan menjalani pemeriksaan medis di sirkuit. Keputusan untuk kembali tetap didasarkan pada respons tubuh, bukan hanya target mengejar poin kejuaraan.

Absennya Marquez dalam dua Grand Prix sebelumnya membuat Michele Pirro dan Iker Lecuona mengambil alih kursinya. Di Brno, ia dijadwalkan kembali mendampingi Fermin Aldeguer, tetapi Gresini belum dapat memastikan partisipasinya dalam Practice, kualifikasi, Sprint, dan Grand Prix sebelum evaluasi FP1 selesai.

ADVERTISEMENT

Marquez saat ini berada di posisi kesembilan klasemen setelah kehilangan dua akhir pekan balapan. Ia sebelumnya memberikan kemenangan Grand Prix pertama Ducati musim ini di Jerez dan memenangi Sprint Catalunya sehari sebelum kecelakaannya. Brno kini menjadi tahap pertama untuk memulihkan ritme, sementara keputusan melanjutkan akhir pekan akan ditentukan oleh keseimbangan antara kondisi fisik, keselamatan, dan manfaat kembali membalap.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU