SPONSORED

Alex Marquez: Marc Marquez 'Bermain-main' di MotoGP San Marino 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Alex Marquez: Marc Marquez 'Bermain-main' di MotoGP San Marino 2026
TO NEWS OVERVIEW
Alex Marquez: Marc Marquez 'Bermain-main' di MotoGP San Marino 2026

Alex Marquez yakin kemenangan saudaranya, Marc Marquez, di MotoGP San Marino 2026 tidak pernah dalam bahaya. Menurutnya, pembalap Ducati Lenovo itu hanya "bermain-main" dengan para rival di Misano.

Balapan Minggu itu memang tampak ketat. Di fase akhir, tiga pembalap teratas hanya terpaut satu detik. Alex Marquez dan Pedro Acosta dari KTM sama-sama mendekat. Namun, juara bertahan itu tetap bisa mengendalikan keadaan. Alex bahkan menyebut kakaknya selalu punya buffer cukup.

“Saat saya menyalip Jorge [Martin], Marc sudah hampir satu detik di depan. Jadi saya bilang, oke, coba tenang dulu dan serang nanti,” kenang Alex kepada MotoGP.com. “Tapi dia menjaga jarak itu dengan sangat baik. Saat saya push, dia push. Saat saya melambat, dia melambat. Jadi dia sedikit bermain-main dengan kami. Cara membalapnya benar-benar bagus.”

Dall'Igna Praises Marquez: Ducati Back on Championship Course
Read AlsoDall'Igna Praises Marquez: Ducati Back on Championship Course

Balapan itu sendiri kehilangan salah satu penantang utama sejak awal. Marco Bezzecchi jatuh dari posisi terdepan di Tikungan 13 pada lap pertama. Insiden itu membuat Marc hanya bersaing dengan Martin dari Aprilia untuk memimpin. Sayang, Martin harus keluar dari persaingan sebelum pertengahan lomba karena arm pump.

ADVERTISEMENT

Alex menilai setelah kecelakaan Bezzecchi, Marc mulai memprioritaskan perebutan gelar ketimbang kemenangan balapan. “Hari ini dia tidak membalap dengan cara terbaik. Dia tahu cara membalap yang lebih baik,” ujar Alex. “Saya pikir dengan jatuhnya Bez dan karena sedang bertarung di kejuaraan, dia sedikit terlalu santai di satu momen. Setelah itu, dia tidak membalap dengan mengambil semua risiko. Saya rasa dia membalap di 99%. Dia hanya mengerahkan 100% selama beberapa lap untuk membuat jarak dan menjaganya, tapi setelah itu dia sedikit bermain-main.”

Di sisi lain, peluang Alex untuk menang sendiri terganggu oleh sesi kualifikasi yang buruk. Ia dua kali jatuh dan harus start dari posisi kesembilan. “Kami membayar mahal energi ekstra yang kami keluarkan di awal karena start dari P9,” jelasnya. “Kami kehilangan opsi kemenangan di kualifikasi. Saya bilang mimpi terbaik adalah finis podium. Tapi ketika Anda memimpikan sesuatu, Anda tahu itu akan sangat sulit, jadi target realistis adalah P4, P5, P6. Tapi di warm-up, saya merasa sangat baik. Dan saat saya melakukan lap pertama yang bagus, saya bilang, saya harus ke depan. Saya bisa membalap dengan sangat baik dan saya sangat senang untuk tim. Mereka membantu saya...”

Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin kokoh di puncak klasemen. Kemenangan kelimanya musim ini menunjukkan konsistensi dan kecerdasan balap yang tinggi. Sementara Alex Marquez, meski gagal menang, tetap menunjukkan kecepatan dan determinasi. Ia kini bertekad bangkit di balapan berikutnya.

ADVERTISEMENT

Bagi Marc, ini adalah bukti bahwa ia tidak hanya cepat, tapi juga cerdas mengelola balapan. Kemenangan di Misano menjadi peringatan bagi para rival bahwa gelar kelima semakin dekat.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU