Advertisement Sportrik
15s

Alex Marquez Akui GP26 Lebih Sulit di Awal 2026

Notifikasi
Alex Marquez Akui GP26 Lebih Sulit di Awal 2026
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Alex Marquez dari tim Gresini Racing mengakui bahwa motor Ducati GP26 belum sepenuhnya sesuai dengan gaya balapnya pada awal MotoGP 2026, meskipun ia melihat adanya potensi pengembangan lebih lanjut dibanding paket GP24 yang digunakannya musim lalu.

Pembalap asal Spanyol tersebut memasuki musim ini sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia setelah tampil impresif pada 2025, termasuk meraih tiga kemenangan grand prix dan finis sebagai runner-up klasemen. Performa tersebut diraih menggunakan motor spesifikasi GP24, yang kemudian membawanya mendapatkan promosi ke paket pabrikan GP26 untuk musim 2026.

Namun, dalam tiga seri pembuka musim ini, Marquez masih kesulitan menemukan konsistensi. Ia saat ini berada di posisi kedelapan klasemen sementara, dengan hasil terbaik finis keenam di Grand Prix Brasil. Situasi ini berbeda signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana ia mampu finis kedua di setiap balapan utama dan sprint serta sempat memimpin klasemen.

Alex Marquez Admits GP26 Tougher Start in 2026
Read AlsoAlex Marquez Admits GP26 Tougher Start in 2026
© Michelin

Penurunan performa Ducati juga terjadi bersamaan dengan dominasi awal musim dari Aprilia Racing, yang dipimpin oleh Marco Bezzecchi dengan tiga kemenangan beruntun serta hasil 1-2 tim pabrikan di Brasil dan Amerika Serikat. Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa situasi ini belum menjadi alasan untuk panik.

ADVERTISEMENT

“Motor ini mungkin berubah sedikit, tidak banyak, tetapi ketika persaingan semakin ketat, Anda mendorong motor lebih keras,” ujar Marquez.

“Saya sedikit lebih kesulitan dengan motor ini, tetapi kami memiliki opsi yang lebih baik. GP24 lebih cocok dengan gaya balap saya, tetapi GP26 bisa disetel lebih jauh.”

Marquez juga menekankan bahwa fase awal musim masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar terkait daya saing Ducati, terutama dengan adanya ruang pengembangan teknis yang masih terbuka.

ADVERTISEMENT

“Meskipun ini baru balapan ketiga, tidak perlu panik. Kami harus menunggu hingga balapan kelima atau keenam,” tambahnya.

“Ducati sedang bekerja untuk memastikan dominasi Aprilia tidak berlangsung lama.”

Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Jorge Martin yang sebelumnya menyebut bahwa Ducati berpotensi kembali kompetitif mulai MotoGP Spanyol di Jerez. Marquez juga berharap tren tersebut dapat terjadi, meskipun ia menolak mengaitkan satu hasil buruk dengan performa sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

“Mudah-mudahan dimulai di Jerez, seperti tahun lalu,” katanya.

“Tetapi bukan berarti jika kami tampil buruk di Jerez, kami akan buruk sepanjang musim.”

Ia juga menyoroti aspek adaptasi pribadi sebagai faktor penting dalam transisi dari GP24 ke GP26, dengan pendekatan evaluatif selama jeda kalender.

ADVERTISEMENT

“Anda berpindah dari motor yang ideal ke motor yang perlu sedikit lebih banyak adaptasi. Saya juga harus meningkatkan diri; selama jeda ini saya banyak melakukan evaluasi diri.”

Secara teknis, GP26 memberikan fleksibilitas pengaturan yang lebih luas dibanding pendahulunya, namun hal tersebut juga menuntut pendekatan setup yang lebih presisi serta adaptasi gaya balap yang berbeda. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, kemampuan memaksimalkan potensi motor menjadi faktor kunci dalam mempertahankan posisi di klasemen.

Dengan tekanan dari performa konsisten Aprilia dan ekspektasi tinggi terhadap Ducati, hasil di Jerez akan menjadi indikator awal apakah proses adaptasi Marquez dan pengembangan GP26 dapat mulai menunjukkan arah positif menjelang rangkaian balapan berikutnya di Eropa.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU