SPONSORED

Alan Permane Sebut Stand-In Lawson 'Tidak Ideal' untuk Semua

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Alan Permane Sebut Stand-In Lawson 'Tidak Ideal' untuk Semua
TO NEWS OVERVIEW
Liam Lawson has enjoyed an unexpected promotion to Red Bull in the last two races

Alan Permane, kepala tim Racing Bulls, mengakui bahwa pengaturan Liam Lawson yang kembali menggantikan Isack Hadjar pada Grand Prix Italia Formula 1 bukanlah situasi ideal, baik bagi tim maupun pembalap asal Selandia Baru itu.

Berbeda dengan penggantian mendadak di Zandvoort, kali ini Lawson telah mengetahui peluang besar untuk turun balapan di Monza jauh hari sebelumnya. “Lebih mudah akhir pekan ini. Dia tahu ada kemungkinan sangat besar untuk membalap di sini,” ujar Permane kepada Sky F1.

Meski Hadjar berusaha keras pulih tepat waktu, tim telah menyiapkan rencana cadangan dengan matang. “Isack melakukan semua yang dia bisa untuk kembali, tetapi kami sudah menjadwalkan sesi simulasi, penerbangan sudah dipesan, dan kami tinggal menekan tombol untuk menjalankannya,” jelas Permane. Logistik yang sudah terkunci sejak awal membuat tim tidak punya banyak ruang untuk berubah meski perkembangan pemulihan Hadjar menunjukkan progres.

Antonelli: Italian GP Win at Monza a 'Dream Come True' After Epic Fightback
Read AlsoAntonelli: Italian GP Win at Monza a 'Dream Come True' After Epic Fightback

Permane dengan terus terang menyebut situasi ini tidak nyaman, baik secara kompetitif maupun dari sudut pandang Lawson yang dipinjam dari Red Bull. “Ini tidak ideal, tentu tidak ideal bagi kami. Liam, meski dia senang membantu, dia hanya berkata 'Saya ingin kembali ke mobil saya',” ungkapnya. Lawson telah diberi tahu dengan jelas bahwa kursi balapnya akan kembali begitu Hadjar dinyatakan fit.

ADVERTISEMENT

Di sisi teknis, Lawson memberikan umpan balik berharga tentang karakter mobil Racing Bulls. “Dia memberi kami beberapa masukan, salah satunya adalah mobil ini memiliki downforce yang jauh lebih besar. Di kecepatan tinggi, dia benar-benar merasakannya. Di Zandvoort, di tikungan berkecepatan sangat tinggi, dia bilang kamu bisa benar-benar merasakan beban aerodinamika itu,” kata Permane.

Karakteristik itu ternyata memiliki dua sisi tergantung jenis tikungan. “Mobil kami sedikit lebih ramah di tikungan kecepatan rendah hingga menengah. Mungkin tidak secepat, saya yakin tidak secepat, tapi saya pikir lebih mudah dikendalikan,” tambahnya, memberikan wawasan bagaimana paket Racing Bulls bekerja di berbagai kecepatan tikungan berdasarkan perbandingan langsung Lawson dengan mobil Red Bull.

Lawson akan terus mengisi posisi Hadjar sampai tim memastikan pembalap Prancis itu pulih sepenuhnya. Permane mengisyaratkan bahwa kembalinya Hadjar bisa terjadi segera setelah tim merasa yakin dengan kondisinya, bukan terikat pada tanggal tertentu.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU