Gabriel Bortoleto sukses membuat suasana Circuit of the Americas mendadak cair ketika ia melancarkan aksi usil kepada rekan setimnya, Nico Hulkenberg, di hadapan ribuan penonton Formula 1. Momen jenaka tersebut terjadi pada hari Jumat ketika kedua pembalap berjalan menuju panggung utama GP Amerika Serikat 2026, di mana pembalap muda asal Brasil tersebut secara mengejutkan menarik celana rekan satu garasinya dari belakang.
Video insiden ringan ini langsung viral di berbagai platform media sosial setelah memicu gelak tawa penonton yang memadati area tribun Austin. Sang pembalap Jerman yang menjadi korban keusilan terlihat menanggapinya dengan kepala dingin dan senyuman lebar, lalu segera merapikan pakaiannya begitu naik ke atas panggung di hadapan para suporter yang bersorak riuh.
Aksi iseng penuh keakraban ini setidaknya mampu mencairkan ketegangan di kubu Audi, mengingat akhir pekan balapan di Austin ini tidak berjalan mudah bagi sang debutan. Bortoleto dipastikan harus memulai balapan hari Minggu dari posisi paling buncit di barisan belakang grid setelah timnya terpaksa melakukan pergantian komponen unit daya yang melebihi batas regulasi alokasi musim ini.

Kedua pembalap ini telah berbagi garasi sejak musim 2025 ketika skuad yang berbasis di Hinwil tersebut masih berbendera Sauber, sebelum sepenuhnya bertransformasi menjadi tim pabrikan Audi. Meskipun dinamika hubungan mereka tergolong sangat cair dan harmonis di luar lintasan, perjuangan di atas trek musim 2026 ini terbilang cukup berat dalam perburuan poin konstruktor.
Hingga paruh musim kedua tahun ini, skuad pabrikan asal Jerman tersebut masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara konstruktor dengan koleksi 23 poin. Hulkenberg sejauh ini memimpin perolehan internal tim dengan 13 poin, sementara Bortoleto membuntuti di belakangnya dengan raihan 10 poin di tengah kendala teknis yang kerap menghantui.
Meski menghadapi tantangan berat terkait keandalan mesin sepanjang musim, Bortoleto tetap menunjukkan optimisme tinggi jelang akhir pekan balapan di Texas. Berdasarkan evaluasi internal, tim telah mengidentifikasi akar permasalahan teknis yang sempat muncul pada seri sebelumnya di Singapura agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Saya telah melihat banyak peningkatan pada keandalan mesin," ujar Bortoleto dalam sesi jumpa pers hari Kamis menjelang bergulirnya rangkaian GP Amerika Serikat. Dilansir dari Motorsport.com, ia menambahkan bahwa masalah yang terjadi di Singapura memang tidak ideal, namun ia merasa sedikit lebih lega karena insiden tersebut tidak terjadi saat dirinya sedang bertarung di barisan depan.
"Tapi saya berharap kita mampu menjalani sisa musim ini tanpa masalah besar dan bisa menyelesaikan balapan serta kualifikasi dalam kondisi terbaik dan mobil terbaik yang bisa kita kendarai dan maksimalkan dari itu," pungkasnya mengenai target jangka pendek bersama skuadnya.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!