SPONSORED

Efek Liberty Media: Nilai Tim F1 Kini Rata-Rata Capai Rp58,000 Triliun!

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Efek Liberty Media: Nilai Tim F1 Kini Rata-Rata Capai Rp58,000 Triliun! TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Era Liberty Media sejak 2017 benar-benar mengubah wajah Formula 1 menjadi bisnis raksasa yang tak pernah terbayangkan satu dekade lalu. Bukti paling mencengangkan adalah lonjakan valuasi sepuluh tim F1 yang kini rata-rata mencapai US$3,6 miliar atau setara lebih dari Rp58.000 triliun — menurut estimasi terbaru Forbes per November 2025.

 

Transformasi ini semakin terakselerasi dalam dua tahun terakhir, didorong oleh penjualan saham minoritas yang terus bermunculan. Contoh terbaru adalah akuisisi sekitar 5% saham Mercedes oleh George Kurtz (CEO CrowdStrike) dari Toto Wolff, yang langsung mematok valuasi Mercedes di angka US$6 miliar — naik 58% sejak 2023.

Zak Brown Desak FIA Larang Aliansi Tim F1
Baca JugaZak Brown Desak FIA Larang Aliansi Tim F1

 

ADVERTISEMENT

Namun, posisi tim termahal masih dipegang Ferrari dengan nilai US$6,5 miliar, mengungguli semua rival berkat kombinasi sejarah legendaris, basis penggemar global, dan kekuatan brand di luar balap.

Berikut daftar lengkap valuasi kesepuluh tim Formula 1 2025 versi Forbes (dalam miliar USD):

 

ADVERTISEMENT
PeringkatTimValuasi (US$ miliar)Kenaikan sejak 2023
1Ferrari6,50+62%
2Mercedes6,00+58%
3Red Bull Racing4,80+71%
4McLaren4,20+95%
5Aston Martin3,15+110%
6Alpine2,80+65%
7Williams2,45+88%
8Racing Bulls (VCARB)1,90+73%
9Haas1,65+57%
10Stake (Sauber/Kick)1,50+50%
 Rata-rata3,60+73%

Angka-angka ini jauh melampaui era Bernie Ecclestone di mana tim papan tengah bahkan kesulitan bertahan hidup. Kini, masuknya investor besar seperti Lawrence Stroll di Aston Martin, serta kesuksesan serial Drive to Survive, telah mengerek nilai komersial F1 ke level baru.

Nilai Tim F1 2025 Capai Rp1.000 Triliun Lebih: Ferrari Teratas US$6,5 Miliar!
 

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa McLaren mencatatkan persentase kenaikan tertinggi (+95%) berkat dominasi performa 2025 ditambah bisnis supercar dan esports yang terus berkembang. Sementara Red Bull Racing mendapat manfaat besar dari kekuatan brand energi dan eksposur global.

Dengan tiga seri tersisa musim 2025 termasuk Las Vegas Grand Prix akhir pekan ini, nilai-nilai ini diperkirakan masih akan terus meroket seiring semakin banyaknya investor institusional yang melirik F1 sebagai aset premium.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU