SPONSORED

Ducati Sebut Aprilia Sial di Australia dan Bisa Menangi Sisa Musim 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Ducati Sebut Aprilia Sial di Australia dan Bisa Menangi Sisa Musim 2026
TO NEWS OVERVIEW
Ducati Sebut Aprilia Sial di Australia dan Bisa Menangi Sisa Musim 2026

Pabrikan Borgo Panigale meyakini bahwa Aprilia memiliki potensi penuh untuk menyapu bersih seluruh balapan tersisa musim ini setelah akhir pekan yang penuh drama di Phillip Island. Ducati menilai rival sekota mereka tersebut hanya dinaungi ketidakberuntungan akibat perubahan cuaca yang ekstrem sepanjang Grand Prix Australia.

Dominasi awal sebenarnya sudah terlihat ketika Marco Bezzecchi memimpin rombongan pabrikan Noale tersebut menguasai sesi latihan bebas hari Jumat. Namun, situasi berubah drastis ketika kondisi lintasan basah menghiasi sesi kualifikasi, di mana Marc Marquez sukses merebut pole position sebelum akhirnya memimpin podium lockout bagi Ducati pada sesi sprint race.

Kendati demikian, Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan bahwa hasil sprint tersebut sama sekali tidak mencerminkan kekuatan sejati di atas lintasan. Ia menyoroti kecepatan luar biasa yang ditunjukkan oleh Jorge Martin sebelum mengalami kecelakaan, serta aksi gemilang Bezzecchi yang merangsek naik dari posisi kesembilan ke peringkat keempat.

Jack Miller Gagal Jalani Balapan Kandang Terakhir MotoGP, Phillip Island Tetap Penuh Emosi
Baca JugaJack Miller Gagal Jalani Balapan Kandang Terakhir MotoGP, Phillip Island Tetap Penuh Emosi

"Saya pikir mereka telah mengalami nasib sial karena sudah jelas dalam kondisi kering Bezzecchi sangat kompetitif. Ia bangkit dari baris keempat ke posisi keempat," ujar Tardozzi menjelaskan performa impresif para pembalap rival tersebut.

ADVERTISEMENT

"Martin melakukan kesalahan, tetapi ia sangat, sangat kompetitif. Saya tidak tahu apakah Marc mampu mengalahkannya di akhir balapan atau tidak. Saya pikir itu akan menjadi duel sengit hingga akhir, tetapi sayangnya ia melakukan kesalahan," imbuhnya mengenai insiden krusial yang terjadi di tengah pertarungan ketat perebutan pimpinan kejuaraan.

Pertarungan sengit antara Marquez dan Martin di Phillip Island sempat menyuguhkan salah satu duel terbaik musim ini sebelum akhirnya Martin terjatuh pada lap kedelapan dan mengalami cedera retak tulang radius. Meski demikian, hasil scan CT mengonfirmasi bahwa cedera tersebut tidak bergeser sehingga ia tidak memerlukan operasi darurat dan berencana tetap turun di Sepang.

Dilansir dari Motorsport.com, Tardozzi menyambut baik kabar kebugaran sang pembalap dan memperingatkan timnya untuk tetap waspada menghadapi sisa empat seri penutup musim ini demi mengamankan ambisi gelar juara dunia.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU