Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini masih sangat terbuka lebar meskipun Marc Marquez berhasil mengambil alih puncak klasemen sementara dengan keunggulan sepuluh poin dari rival terdekatnya.
Situasi di papan atas klasemen mengalami pergeseran penting setelah balapan Sprint yang sengit di Sirkuit Phillip Island. Marquez sukses merangsek ke posisi teratas untuk ketiga kalinya musim ini usai insiden kecelakaan yang menimpa rival utamanya, Jorge Martin, di tengah pertarungan ketat memperebutkan barisan depan.
Akibat insiden tersebut, Martin harus menderita cedera patah tulang pergelangan tangan kanan yang memaksanya absen dari balapan utama Grand Prix Australia. Sayangnya, agenda balapan hari Minggu tersebut terpaksa dibatalkan akibat cuaca buruk dan jarak pandang minim yang membuat helikopter medis tidak dapat beroperasi demi keamanan.

“Bagi Ducati sangat jelas bahwa kami kehilangan sebuah peluang, tetapi hal pertama yang selalu kami pikirkan adalah keselamatan pembalap,” ujar Tardozzi mengungkapkan alasan pembatalan sesi balapan utama demi mematuhi protokol keselamatan FIM.
Tardozzi juga memberikan pujian tinggi kepada semangat juang Martin yang dijulukinya sebagai pahlawan karena determinasi luar biasa dalam memulihkan kondisi fisik demi bisa segera kembali turun ke lintasan balap pada seri berikutnya di Sepang, Malaysia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!