SPONSORED

Colton Herta Keluhkan Sulitnya Adaptasi F2 2026 Bersama Hitech

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Colton Herta Keluhkan Sulitnya Adaptasi F2 2026 Bersama Hitech
TO NEWS OVERVIEW
Colton Herta Keluhkan Sulitnya Adaptasi F2 2026 Bersama Hitech

CEO Formula 2 Bruno Michel secara terbuka mengungkapkan bahwa Colton Herta mungkin telah meremehkan perbedaan besar antara lingkungan kerja di Eropa dan ajang IndyCar. Langkah ambisius pembalap asal Amerika Serikat ini demi mengejar mimpi menembus Formula 1 bersama tim Cadillac F1 sejauh ini belum membuahkan hasil manis, mengingat ia kini masih tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara.

Setelah tujuh tahun menjadi salah satu yang terdepan di kancah balap open-wheel Amerika, kepindahan Herta kembali ke Eropa pada musim 2026 justru diwarnai berbagai kendala teknis dan sejumlah insiden kecelakaan. Performa pembalap asal California tersebut bahkan kian menurun seiring berjalannya musim, situasi yang membuatnya sempat kebingungan mencari akar permasalahan utamanya di atas lintasan balap.

Menurut Michel, salah satu faktor utama kesulitan tersebut terletak pada format akhir pekan F2 yang sangat ketat dan menuntut adaptasi kilat. Para pembalap hanya diberikan sesi latihan bebas berdurasi 45 menit serta kualifikasi selama 30 menit sebelum langsung terjun menghadapi dua balapan menantang, sebuah atmosfer kompetitif yang sengaja dirancang untuk mendekati standar ketat di Formula 1.

Bos F2 Akui Tantangan Besar Colton Herta di Musim Debut 2026
Baca JugaBos F2 Akui Tantangan Besar Colton Herta di Musim Debut 2026

"Hal itu jauh lebih sulit dari yang saya perkirakan sebelumnya, karena Colton Herta adalah seorang pembalap yang sangat kuat, tidak ada keraguan akan hal itu," ujar Bruno Michel saat membahas performa sang pembalap Hitech. "Ia dan kami mungkin meremehkan perbedaan lingkungan kerja yang kami miliki dibandingkan dengan tim-tim IndyCar, namun saya benar-benar berharap ia bisa menyelesaikan musim ini dengan catatan positif."

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Colton Herta sempat meragukan kelanjutan sisa balapan musim ini akibat ancaman eksternal, tetapi pihak penyelenggara memastikan bahwa rangkaian seri penutup di Qatar dan Abu Dhabi tetap berjalan sesuai rencana. Mengenai masa depannya, sang pembalap menegaskan tidak memiliki ketertarikan untuk membalap semusim lagi di F2, kecuali jika pihak Cadillac mewajibkannya demi persiapan promosi ke ajang kelas dunia pada tahun 2028 mendatang.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU