SPONSORED

CEO F2 Tegaskan Qatar dan Abu Dhabi Tetap Gelar Penutup Musim 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
CEO F2 Tegaskan Qatar dan Abu Dhabi Tetap Gelar Penutup Musim 2026
TO NEWS OVERVIEW
Another enthralling F2 season will go to the wire in the Middle East, its CEO has insisted

CEO Formula 2, Bruno Michel, akhirnya angkat bicara untuk meredakan spekulasi liar yang berkembang di paddock terkait masa depan penutupan kejuaraan musim ini. Di tengah ketidakpastian geopolitik global yang sempat memicu pembatalan beberapa seri pendukung di awal kalender, petinggi asal Prancis itu memastikan bahwa dua putaran terakhir di Timur Tengah akan tetap berjalan sesuai jadwal tanpa ada perubahan tempat maupun penobatan gelar juara secara retroaktif.

Situasi pelik ini bermula ketika konflik di kawasan Timur Tengah memanas sejak bulan Februari lalu, memaksa penyelenggara melakukan penyesuaian jadwal termasuk memindahkan beberapa balapan awal ke Montreal, Kanada. Namun, ketika kalender mendekati fase akhir tahun, muncul kekhawatiran baru mengenai nasib seri penutup di Qatar dan Abu Dhabi. Sejumlah pihak sempat berspekulasi bahwa kejuaraan mungkin harus dihentikan lebih cepat dan menobatkan pemuncak klasemen saat ini sebagai juara dunia F2 berdasarkan hasil hingga seri Baku.

Menanggapi rumor tersebut, Bruno Michel dengan tegas menepis skenario tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan selalu berdampingan dengan keputusan Formula 1. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang berwenang telah memetakan situasi keamanan dengan matang demi memastikan seluruh pembalap, termasuk penantang gelar utama seperti Rafa Camara, dapat bertarung di atas lintasan secara adil hingga seri pemungkas di sirkuit penutup nanti.

CEO F2 Tegaskan Putaran Akhir 2026 di Qatar dan Abu Dhabi Tetap Berjalan
Baca JugaCEO F2 Tegaskan Putaran Akhir 2026 di Qatar dan Abu Dhabi Tetap Berjalan

"Untuk saat ini, dan saya pikir itu sepenuhnya jelas, Qatar dan Abu Dhabi ada di kalender, dan kami akan menyelesaikan kejuaraan di Qatar dan di Abu Dhabi," ujar Bruno Michel kepada awak media, dilansir dari Motorsport Week. Ia menambahkan bahwa Formula 1 sangat memahami situasi yang ada di lapangan dan mengambil langkah-langkah konkret agar rangkaian balapan penutup dapat terselenggara dalam kondisi terbaik.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, sang bos F2 juga menolak mentah-mentah ide untuk menetapkan juara secara retroaktif dari hasil seri Baku jika balapan pemungkas batal digelar. Menurutnya, mengakhiri musim di luar lintasan balap resmi akan menjadi akhir yang sangat disayangkan bagi pertarungan sengit para pemuda berbakat yang sedang memburu supremasi tertinggi di ajang pengumpan Formula 1 ini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU