SPONSORED

Colapinto Alami Pencurian saat Libur Musim Panas F1 di Como

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Colapinto Alami Pencurian saat Libur Musim Panas F1 di Como TO NEWS OVERVIEW
Colapinto Alami Pencurian saat Libur Musim Panas F1 di Como

Pembalap Alpine, Franco Colapinto, menjadi korban pencurian saat menikmati liburan musim panas F1 di Danau Como, Italia. Insiden ini terjadi di tengah jeda kompetisi, dan Colapinto pun mengungkapkannya melalui media sosial.

Dalam unggahannya, Colapinto yang berusia 23 tahun itu mengaku kehilangan sejumlah barang pribadi, termasuk pakaian dan peralatan minum mate khas Argentina. "Siapa sangka orang Italia akan mencuri segalanya dari orang Latin. Saya yakin mereka tidak akan suka mate itu," tulisnya, seperti dilansir dari Motorsport Week.

Komentar tersebut sempat memicu reaksi negatif dari warganet, terutama terkait perbandingan keamanan antara Italia dan Argentina. Menyadari hal itu, Colapinton kemudian mengubah kata "Italia" menjadi "Eropa" sebelum akhirnya menghapus unggahan tersebut sepenuhnya.

Williams FW16: Mobil Ikonik yang Menyimpan Kenangan dan Tragedi
Baca JugaWilliams FW16: Mobil Ikonik yang Menyimpan Kenangan dan Tragedi

Tak lama kemudian, pembalap asal Argentina itu membagikan foto-foto barang yang hilang sebelum pencurian dengan keterangan, "Foto terakhir dari pakaian ini, mate, dll. Semoga mereka yang mengambilnya menikmatinya!!"

ADVERTISEMENT

Colapinto bergabung dalam daftar pembalap F1 yang menjadi sasaran pencurian. Charles Leclerc kehilangan jam tangan khusus di dekat Imola pada 2022, sementara mantan rekan setimnya, Carlos Sainz, pernah mengejar pencuri untuk mengambil kembali jamnya di luar hotel Milan pada 2023. Juara dunia bertahan, Lando Norris, juga mengalami pencurian jam tangan mewah di Stadion Wembley pada 2021.

Insiden ini terjadi di tengah kebangkitan performa Colapinto di lintasan. Setelah musim debut yang sulit bersama tim Enstone pada 2025, pembalap Argentina ini berhasil membalikkan keadaan pada 2026 dengan mencetak poin di enam dari 11 seri awal, menjaga Alpine tetap bersaing di posisi tengah.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU