Stefano Domenicali, CEO Formula 1, baru-baru ini membagikan cerita menarik tentang kejadian tak terduga di Grand Prix Miami. Saat sedang menikmati makan malam bisnis di restoran berbintang Michelin, The Surf Club, ia tiba-tiba menerima kejutan tak biasa dari pembawa acara televisi Amerika, Jimmy Fallon.
Insiden ini terjadi setelah keduanya bertemu di kantor paddock Domenicali di Hard Rock Stadium. Fallon, yang saat itu menghadiri GP Miami untuk pertama kalinya, melihat Domenicali menunggu makan malamnya yang lama datang. Dengan ide iseng, Fallon pun mendekati manajer restoran untuk merencanakan sebuah lelucon.
Dalam wawancara di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, Fallon menceritakan, "Saya bilang ke manajer, 'Saya ingin mengirim sesuatu yang lucu. Bisa kirim setengah bakso yang sudah dimakan?' Tapi dia menolak karena restoran itu berbintang Michelin. Akhirnya dia menyarankan, 'Kenapa tidak pesan pizza dari sebelah saja?' Jadi saya buat mereka tidak menyajikan makanan untukmu, lalu mengirim pizza."

Pizza tersebut tiba dengan catatan tulisan tangan di kotaknya: "Stefano, delivery just in case. Jimmy Fallon." Domenicali yang kelaparan pun menyambut baik kejutan itu. "Saya simpan catatannya karena kami sangat lapar. Kamu menyelamatkan makan malam kami. Kamu adalah pahlawan bagi putri saya. Saya ingin membawanya pulang untuk membuktikan bahwa kamu benar-benar bersamaku hari itu," ujar Domenicali.
Kejadian ini menunjukkan sisi humanis dan humoris dari balik paddock F1, yang sering kali terlihat tegang dan kompetitif. Domenicali, yang dikenal sebagai sosok serius dalam mengelola olahraga motorsport paling bergengsi ini, ternyata juga bisa menikmati lelucon ringan dari seorang komedian ternama.
Hubungan antara F1 dan dunia hiburan Amerika semakin erat, terutama setelah GP Miami menjadi salah satu ajang yang paling dinanti. Kehadiran selebriti seperti Fallon tidak hanya menambah gemerlap acara, tetapi juga membantu memperluas jangkauan F1 ke audiens yang lebih luas. Domenicali sendiri telah berperan besar dalam membawa F1 ke pasar Amerika Serikat, dengan penambahan GP Miami dan GP Las Vegas dalam kalender.
Meskipun demikian, fokus utama Domenicali tetap pada pengembangan sportif dan bisnis F1. Lelucon Fallon ini mungkin hanya sekadar cerita sampingan, tetapi setidaknya memberikan warna tersendiri dalam perjalanan GP Miami 2023. Para penggemar pun bisa melihat bahwa di balik kemewahan dan ketegangan balapan, ada momen-momen kocak yang bisa dikenang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!