Pembalap Max Verstappen sukses mengamankan tiket menuju sesi pole shootout setelah finis di posisi ketujuh pada Top Qualifying 2 (TQ2) dalam rangkaian Nurburgring 24 Hours. Menggunakan mobil Mercedes-AMG GT3, Verstappen berhasil menembus zona 12 besar yang menjadi syarat utama untuk memperebutkan posisi start terdepan.
Strategi pergantian pembalap diterapkan oleh tim, di mana Verstappen mengambil alih kemudi setelah rekan setimnya, Lucas Auer, menyelesaikan tugas di sesi TQ1. Pada awal sesi TQ2, Verstappen sempat memimpin tabel waktu, yang menunjukkan bahwa setup kendaraan telah mencapai keseimbangan optimal antara stabilitas di sektor cepat dan efisiensi pengereman di tikungan teknis sirkuit Nurburgring.
Namun, momentum Verstappen terganggu oleh penerapan Code 60 setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan Maro Engel. Dalam regulasi balap ketahanan, Code 60 adalah pembatasan kecepatan sementara yang diberlakukan untuk menjamin keamanan petugas medis dan marshal di lintasan. Interupsi teknis ini menyebabkan fluktuasi waktu lap bagi banyak pembalap dan menghilangkan kesempatan Verstappen untuk memperbaiki catatan waktunya secara maksimal saat kondisi lintasan sedang berada pada titik puncak grip.

Meskipun beberapa rival mampu meningkatkan catatan waktu mereka setelah sesi kembali normal, Verstappen tetap mampu mempertahankan posisi yang cukup untuk melaju ke tahap final. Ia mencatatkan waktu 8 menit 11,614 detik, yang menempatkannya di barisan depan bersama para pesaing berat dari pabrikan Lamborghini dan Porsche.
Jika membandingkan hasil TQ2, terdapat selisih waktu yang sangat tipis antara posisi pertama yang ditempati Red Bull Team ABT dengan catatan 8:10.485, dengan Verstappen di posisi keenam. Jarak waktu yang hanya terpaut sekitar satu detik menunjukkan betapa kompetitifnya performa Mercedes-AMG GT3 dalam menghadapi karakteristik lintasan Nurburgring yang ekstrem, terutama dalam hal distribusi tenaga dan traksi saat keluar tikungan.
Dengan hasil ini, fokus utama Verstappen kini tertuju pada sesi final pole shootout yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 13:35 waktu setempat. Keberhasilan menembus Top 12 memberikan keuntungan strategis bagi tim untuk mengoptimalkan konfigurasi terakhir kendaraan guna mengejar waktu tercepat, mengingat posisi start yang lebih depan akan sangat meminimalisir risiko insiden pada fase awal balapan 24 jam yang sangat intens.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!