Christian Horner Nilai Daniel Ricciardo Layak Juara Dunia F1

Daniel Ricciardo
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Mantan prinsipal Christian Horner meyakini bahwa Daniel Ricciardo seharusnya mampu meraih gelar juara dunia Formula 1 apabila ia mendapatkan mobil yang cukup kompetitif selama masa baktinya bersama Red Bull Racing.

Ricciardo bergabung dengan tim berbasis Milton Keynes tersebut pada musim 2014 dan menghabiskan lima musim bersama Red Bull. Namun, sepanjang periode itu, tim tidak berada dalam posisi untuk bersaing secara konsisten dalam perebutan gelar juara dunia, meski Ricciardo mampu meraih beberapa kemenangan balapan serta sejumlah podium.

Pembalap asal Australia itu kemudian mengakhiri karier balap Formula 1-nya setelah terakhir kali turun balap pada musim 2024. Meski telah pensiun, Ricciardo tetap menjadi salah satu figur paling populer di kalangan penggemar, berkat kepribadian terbuka dan karismanya di dalam maupun di luar lintasan.

Dalam wawancara di Christian O’Connell Show, Horner menyoroti karakter Ricciardo yang menurutnya memberi dampak besar di lingkungan tim.

“Daniel adalah sosok yang luar biasa,” kata Horner.
“Dia selalu membuat ruangan menjadi hidup ketika masuk. Kepribadiannya besar dan dia memiliki hati yang besar. Saya langsung cocok dengannya.”

Horner menilai kegagalan Ricciardo meraih gelar juara dunia lebih disebabkan oleh faktor teknis dibanding kemampuan pembalap. Ia menegaskan bahwa Ricciardo berada di puncak performanya pada saat Red Bull tidak memiliki mobil paling kompetitif di grid.

“Dia adalah pembalap yang luar biasa, dan sayangnya pada saat dia berada di masa terbaiknya, kami tidak memiliki mobil paling kompetitif,” ujar Horner.
“Jika kami memilikinya, dia bisa menjadi juara dunia. Dia sosok yang hebat dan saya pikir olahraga ini merindukan Daniel.”

Selain kemampuan balap, Horner juga mengenang sisi personal Ricciardo yang menurutnya jarang dimiliki pembalap lain, termasuk kemampuannya menghidupkan suasana di luar lintasan.

“Senyumnya itu khas, dan dia juga penyanyi yang hebat,” tambah Horner.
“Saya selalu mengadakan pesta setelah balapan Silverstone, dan penampilannya menyanyikan Wagon Wheel sudah melegenda.”

“Bahkan saya pernah memintanya menyanyi di pesta Natal dan dia tidak pernah memaafkan saya untuk itu,” lanjut Horner.
“Kepribadian yang besar dan penuh karisma.”

Pernyataan Horner menegaskan kembali posisi Ricciardo sebagai salah satu talenta terbaik yang tidak pernah mendapatkan paket teknis ideal untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Meski tanpa mahkota F1, jejak Ricciardo tetap kuat sebagai pembalap dengan kombinasi performa, karakter, dan daya tarik global.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG